Jalan Amblas, Pohon Bertumbangan di Bantul

1137
Jalan amblas di Pagergunung 1 RT 04, dekat Jembatan Karanggayam, Desa Sitimulyo, Piyungan, Senin (22/1/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Hujan yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir di wilayah Bantul dan puncaknya pada Senin (22/01/2018) sore menyebabkan dampak yang tidak kecil di wilayah Bantul. Hingga berita ini diturunkan, setidaknya sebuah mobil Avanza tertimpa pohon di depan kantor pos Pleret, pohon tumbang melintang di Jalan Imogiri Timur, pohon tumbang di beberapa tempat wilayah Sedayu dan pohon tumbang di wilayah Jagalan, Banguntapan.

Selain itu tanah longsor di wilayah Dlingo dan Piyungan serta Sungai Winongo di Dusun Sorok, Desa Sumbermulyo meluap dan air masuk ke pemukiman warga. Maka wargapun melakukan evakuasi terhadap ternak mereka ke lokasi yang aman.

Sementara itu jalan di dekat jembatan Karanggayam, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan yang sempat retak pagi tadi, malam ini amblas dengan kedalaman 7 meter, lebar 4 meter dan panjang 30 meter. Jalan yang amblas tersebut oleh pihak kepolisian dari Polsek Piyungan segera diberi garis polisi agar tidak dilintasi pengguna jalan karena berbahaya. Karena lalu lintas di tempat tersebut juga tergolong ramai mengingat jalan itu menjadi penghubung antara Kecamatan Piyungan dengan Pleret dan Imogiri.

Baca Juga :  Pemkab Sleman Terima Penghargaan dari Telkom

“Jalan ini amblas sekitar pukul 18.00 WIB. Mendapat laporan warga, pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan mengambil tindakan yang diperlukan,” kata Brigadir One Novutardi Babinkamtibmas Desa Sitimulyo kepada koranbernas.id.

Selain tindakan pemberian police line, malam ini petugas beserta warga berjaga di lokasi. Termasuk diberikan tanda dengan senter atau lampu kedip di lokasi longsor agar menjadi perhatian mereka yang melintas.

Mobil Avanza tertimpa pohon di depan Kantor Pos Pleret pasca hujan deras, Senin (22/01/2018). (istimewa)

Secara terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan saat ini dampak dari bencana terus direkap oleh Pusdalops.

“Pendataan terus kami lakukan untuk mengetahui dampaknya di Bantul secara keseluruhan. Untuk korban material ada, dan korban jiwa nihil. Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada,” tandasnya.

Baca Juga :  Pria pun Butuh Tampil Stylis

Dwi berharap masyarakat tetap waspada terhadap berbagai ancaman bencana yang mungkin terjadi di saat hujan dan angin kencang. Seperti pohon tumbang, banjir maupun tanah longsor. (yve)