Jangan Ngaku Miskin Hanya Karena Ingin Dapat Bantuan

193
Sekda Bantul Ir Riyantono MSi didampingi Kepala Bappeda Bantul Ir Fenty Yusdawati MT menjadi narasumber Musrenbang RKPD di Gedung Induk Kompleks Parasamya, Rabu (21/03/2018) (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Anggota DPRD DIY, Edy Susilo, menyatakan pendataan calon penerima program dari pemerintah harus dilakukan secara cermat.

“Jangan sampai orang yang seharusnya tidak menerima (bantuan), namun mengaku-ngaku miskin untuk mendapatkan program dari pemerintah,” ungkapnya Rabu (21/03/2018).

Ketika menghadiri Musrenbang RKPD Tahun 2019 di Gedung Induk Kompleks Parasamya Bantul, dia juga menyatakan di sinilah perlunya peran tokoh agama, agar orang tidak memiliki jiwa seperti itu.

Sekretaris Daerah (Sekda)  Bantul, Ir Riyantono MSi, mengatakan program yang disusun oleh pemerintah termasuk Program Andalan Setempat (PAS) hendaknya mengutamakan pemberdayaan masyarakat.

“Program yang disusun hendaknya mengutamakan peran serta dan pelibatan masyarakat sehingga mereka ikut terjun di dalamnya, bukan hanya bersifat stimulan saja,” kata Sekda.

Kegiatan yang berlangsung dua hari yang digelar Bappeda tersebut dihadiri seluruh camat dan OPD se-Kabupaten Bantul. Dengan pemberdayaan, lanjut Sekda  maka masyarakat jadi lebih mandiri.

Penggalian potensi lokal, menjadi salah satu kekuatan untuk mendongkrak taraf perekonomian masyarakat. Semua pemangku kewilayahan harus mampu memetakan potensi yang ada di wilayahnya, kemudian mengembangkan dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

Sedangkan Kepala Bappeda Bantul Ir Fenty Yusdawati mengatakan  untuk bisa melaksanakan program secara maksimal maka pendataan calon penerima harus dilakukan secara  valid.

“Kita melakukan pendataan secara mandiri. Segala program yang dibuat diharapkan bisa tepat sasaran,” kata dia. (sol)