Jangan Tutup Pintu Saat di Kamar Mandi

12044
Dokter Wahyu Nugroho di antara Lansia Adiyuswo Wiratama 4, RW 04 Kelurahan Tegalrejo Yogyakarta usai penyuluhan kesehatan di Rusela hari Rabu (18/07/2018). (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Banyak lanjut usia (lansia) terkena serangan stroke tiba-tiba, di antaranya akibat tekanan darah tinggi. Banyak pula kejadian dialami lansia saat berada di kamar mandi.

Oleh karena itu, dr Wahyu Nugroho menyarankan, saat lansia berada di kamar mandi seyogianya pintu jangan ditutup, supaya bila terjadi serangan stroke pertolongan bisa lebih mudah diberikan.

Berbicara di depan Lansia Adiyuswo Wiratama 4 dari RW 04 Kelurahan Tegalrejo Yogyakarta di Rumah Sehat Lansia (Rusela), Rabu (18/07/2018), Dokter Residen Geriatri RSUP Dr Sardjito itu lebih lanjut menyatakan, tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang umumnya diderita lansia.

Gejalanya antara lain pusing, mata kabur, terasa berat di tengkuk, mimisan dan nyeri dada. Penanggulangannya lebih dulu mengubah gaya hidup. Olahraga rutin sesuai kebutuhan, mengatur pola makan, mengurangi asupan garam, perbanyak makan buah dan sayur.

Selain itu, kurangi konsumsi daging merah dan kuning telur. Hindari stres dan istirahat cukup. “Semakin tua maka kebutuhan istirahat makin bertambah,” katanya.

Setelah upaya itu intens dilakukan, bila diperlukan diberi obat karena pengobatan penderita tekanan darah tinggi merupakan pengobatan seumur hidup.

Dokter Wahyu juga menyarankan, untuk menjadi lansia sehat harus dihindari alkohol serta merokok. Menurutnya, merokok tidak langsung dirasakan dampaknya. Tetapi tahu-tahu sudah kena jantung atau kanker paru-paru.

Dia menyadari, menghentikan rokok secara mendadak memang agak sulit. Apalagi bagi yang sudah kecanduan. Karenanya dia menyarankan sedikit demi sedikit dikurangi, sampai akhirnya bisa berhenti.

Ini penting karena seorang yang merokok, dampaknya juga bukan hanya menimpa diri sendiri. Tetapi bisa satu keluarga yang terkena. Anggota keluarga yang lain terpapar dan mengisap asap rokok. Dampaknya sama dengan perokok itu sendiri.

Penyuluhan kesehatan di Rusela milik Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta yang pengelolaannya ditangani Puskesmas Umbulharjo itu, berlangsung setiap Rabu dan Sabtu.

Untuk hari Sabtu, sebelum penyuluhan kesehatan diselenggarakan senam bersama di jalan depan Rusela. Peserta penyuluhan digilir dari 14 kecamatan se-Kota Yogyakarta.

Ny Supartilah selaku ketua Lansia Adiyuswa Wiratama 4 mengatakan, kelompok lansia tersebut secara rutin juga mengikuti senam lansia bersama. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebugaran. (sol)