Jantung Berdebar Serasa Hanyut di Aliran Cinta

285
Wisatawan menikmati keceriaan saat menjajal river tubing Sungai Serang Kalibawang Kulonprogo, Selasa (26/12/2017). (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Seseorang yang hanyut di sungai bisa jadi merupakan musibah mengerikan. Tetapi menghanyutkan diri di aliran sungai kini justru disenangi. Rasanya ibarat hanyut di aliran cinta.

Inilah salah satu kenikmatan berpetualang di arung jeram Sungai Serang Kalibawang Kulonprogo. Menyusuri sungai di Clereng Sendangsari Pengasih ini, wisatawan disuguhi pemandangan alam yang indah.

Pengelola arung jeram menyebutnya sebagai Karst Tubing Kaliserang. Ada sensasi yang seru. Pengunjung bakal dipacu adrenalinnya ketika meluncur di aliran Sungai Serang menggunakan ban dalam.

“Sebenarnya ini bisa disebut kegiatan river tubing yakni susur sungai menggunakan alat yang kita sebut tube salah satunya ban dalam. Karena sebagian rute melewati batu kapur atau karst, maka obyek wisata ini kita namakan Karst Tubing,” ungkap Arif B Sayoga, salah seorang pengelola obyek wisata itu, Selasa (26/12/2017).

Rute susur sungai terbagi beragam, mulai dari 1 kilometer hingga 3 kilometer. Jantung pengunjung akan dibuat bergetar ketika ban yang digunakan menerjang bebatuan dan terbawa derasnya arus sungai.

“Di rute eksotis 2 km, pengunjung akan bisa menyaksikan pemandangan alam yang luar biasa karena rutenya melintasi tengah hutan yang belum ditempati penduduk. Untuk rute ini start dari bawah Waduk Sermo,” lanjut Arif.

Ada juga rute yang ketiga yakni super long dengan jarak mencapai 3 kilometer yang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga jam.

River tubing Sungai Serang penuh sensasi dan menegangkan. (sri widodo/koranbernas.id)

Setiap rute memiliki tingkat jeram berbeda. Dimulai dari jeram yang rendah hingga jeram ekstrem. Apalagi setelah hujan justru lebih memacu adrenalin. Seru. Karena aliran airnya deras.

“Sebelumnya kita sudah memastikan bahwa rute yang dilalui tidak akan terjadi banjir bandang meskipun hujan. Kita juga sering mendampingi pengunjung ketika hujan,” kata dia.

Untuk mengikuti program ini cukup mudah. Pengunjung harus memakai seluruh perlengkapan keamanan yang disediakan mulai dari pelampung dan helm serta menuruti instruksi pendamping.

Selain itu, terdapat batas umur yang ditentukan untuk bisa menjajal kegiatan yang satu ini. “Minimal umur 6 tahun. Itu pun harus ada pendamping khusus. Sedangkan untuk dewasa biasanya dua orang atau tiga orang pendamping untuk 5 orang pengunjung, tergantung derasnya arus,” papar Arif.

Pada Liburan Natal dan Tahun Baru kali ini pengunjung meningkat. Pada hari biasa hanya ada sekitar 50 pengunjung per hari. Begitu musim liburan, jumlah pengunjung meningkat sampai lebih dari 100 orang sehari.

Tubing river ini relatif murah, mulai dari Rp 40 ribu hingga Rp 120 ribu per orang tergantung rute yang dipilih. Setiap paket sudah dilengkapi helm, pelampung, ban dalam serta sejumlah fasilitas lainnya.

Jati (21) pengunjung asal Jogja mengaku baru pertama kali menjajal river tubing.  Jantungnya sempat berdebar ketika melalui jeram cukup tinggi. Namun begitu, ia ingin kembali mencoba memacu adrenalinnya.

“Ini sangat menggembirakan. Besok saya akan ajak teman-teman yang lain agar kebih ramai,” katanya. (wid)