Peserta jelajah malam museum mempersiapan diri di Benteng Vredeburg, minggu (24/09/2017). (dwi suyono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Datang ke museum tak melulu di siang hari. Laiknya film Night at The Museum, sekarang ini menjelajahi tempat itu bisa dilakukan pada malam hari.

Hal ini pula yang dilakukan sekitar 150 peserta dari berbagai usia dan komunitas saat mengikuti kegiatan Jelajah Malam Museum yang di gelar Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu (24/09/2017) bertema ‘Pahlawan Idolaku’.

Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Zaimul Azah mengemukakan, kegiatan itu merupakan bagian dalam program Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Saat ini museum harus aktif dalam menggandeng masyarakat serta berbagai komunitas untuk lebih mencintai museum karena dekat dengan museum maka kita dapat belajar dari sejarah,” tandasnya.

Baca Juga :  Wah LPG 5,5 KG Kurang Diminati

Dia menambahkan, dalam kegiatan itu mereka tdak hanya belajar sejarah. Namun juga belajar dari sejarah agar generasi mendatang akan lebih memiliki rasa kebangsaan yang tinggi setelah dapat memahami bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bangsa ini.

Sementara panitia pelaksana Murni Kurniawati mengungkapkan, para peserta kali ini merupakan orang-orang yang memiliki keinginan untuk belajar dari sejarah dan siap untuk kegiatan museum.

Karena para peserta mendaftar atas keinginan sendiri tanpa paksaan sehingga antusias peserta akan menjadi lebih besar. Dan lagi para peserta juga akan menganalisa berbagai obyek obyek yang ada dalam museum yang dikunjungi sehingga diharapkan para peserta akan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang sejarah bangsa,” tandasnya.

Baca Juga :  Desa Nglinggi Garap Sektor Pariwisata

Dalam acara tersebut, para peserta dilepas di museum Benteng Vredeburg untuk selanjutnya menuju museum museum yang akan menjadi obyeknya yakni museum Sasmita loka pangsar Sudirman museum perjuangan dan Museum Tamansiswa serta Museum Benteng Vredeburg. (yve)