Jelang Lebaran, Tiga Pemilik Daihatsu Dibuat Kaget

127
Amelia Tjandra, Hendrayadi Lastiyoso, bersama sejumlah pimpinan Astra Daihatsu Motor DIY dan Jateng bersama para pemenang program “Daihatsu Setia” 2018. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Tiga pengguna mobil Daihatsu di Jawa Tengah mendapat kejutan menjelang Lebaran 2018 ini. Belum kesampaian membeli mobil baru, mobil lama mereka “disulap” menjadi mobil baru setelah menjalani rekondisi di bengkel Daihatsu.

Saat menerima kembali mobil mereka, ketiganya langsung mengucap syukur dan menyatakan terimakasih setelah terpilih sebagai pemenang program “Daihatsu Setia” 2018.

“Saya tidak menyangka rekondisi yang dilakukan benar-benar membuat mobil Xenia Sporty 2010 saya seperti baru lagi. Jadi belum bisa menukar dengan mobil baru tidak masalah. Mobil lama saya ini sudah seperti baru lagi,” kata Wahono, seorang guru di Klaten, Kamis (07/06/2018) petang, di Kantor Astra Daihatsu Motor Maguwoharjo.

Wahono menerima kembali mobilnya setelah menjalani program rekondisi sekitar 2 bulan. Penyerahan dilakukan Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, didampingi Marketing and CR Division Head PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso serta pimpinan Astra Daihatsu Motor Jateng dan DIY.

Wahono mengaku sudah memakai mobilnya sejak 2010. Sebagai seorang guru yang kemudian menjadi penilik sekolah, setiap hari ia harus hilir mudik keliling wilayah menjalani tugas. Sepekan sekali, dirinya bersama keluarga juga mudik ke Semarang dan sekali tempo melakukan perjalanan bolak balik Jakarta-Semarang.

Mobilitasnya yang cukup tinggi, maka tak heran jarak tempuh mobilnya saat ini sudah mencapai 270.983 kilometer. Mobilitas tinggi juga dialami Ambarwaty warga Semarang pemilik Terios sejak 8 tahun lalu dan Indyani warga Kartosuro yang setia dengan Xenia tahun 2005-nya.

Baca Juga :  Tiga Hotel Bagi-bagi Sarapan Gratis

Wahono mengaku tidak memahami dunia otomotif. Maka sejak awal memakai mobil, dirinya selalu mempercayakan perawatan kendaraannya ke bengkel resmi Daihatsu dan belum pernah ke bengkel umum. Hal ini dia lakukan sejak bengkel Daihatsu baru ada di Solo. Dan terus berlanjut setelah sekarang bengkel Daihatsu sudah berdiri di Klaten.

“Awalnya saya tidak mau gambling saja mas dengan membawa mobil saya ke bengkel umum. Tapi belakangan saya tambah mantap karena ada program Daihatsu Setia ini. Dan ternyata benar, setelah 3 kali mendaftar, kali ini saya beruntung dapat kesempatan merekondisi mobil gratis,” kata Wahono senang.

Hendrayadi menjelaskan, program ini sudah berlangsung sejak 2014 lalu. Awalnya program apresiasi pelanggan ini hanya berlaku untuk Xenia. Tapi seiring dengan banyaknya permintaan dari pengguna Daihatsu, maka sejak 2017 lalu program diperluas untuk seluruh produk dari Daihatsu.

“Tahun lalu, bertepatan dengan ulang tahun ke-110 Astra Daihatsu, kami merekondisi 110 unit mobil lama. Tahun ini, kami merekondisi 45 mobil lama, dengan perincian Xenia dan Terios masing-masing 20 unit. Kemudian Luxio 3 unit dan Sirion 2 unit,” kata Hendra.

Amelia Tjandra berbincang dengan salah satu keluarga pemenang program Daihatsu Setia 2018. (istimewa)

Hendra mengatakan, seluruh pengguna Daihatsu dapat mengikuti program ini dengan cukup mendaftar di kantor Daihatsu. Pemenang program akan ditentukan berdasarkan kriteria penggunaan mobil dengan jarak tempuh terpanjang, paling rutin service di bengkel resmi Daihatsu serta merupakan pemilik perorangan atau bukan kendaraan kantor.

Baca Juga :  Agar Konsumsi BBM Motor Matik Makin Hemat

“Tahun ini pesertanya lebih dari 11.000 pelanggan. Kalau tidak kami batasi jumlah pesertanya jauh lebih besar lagi,” ujar Hendra.

Executive Coordination Technical Service Division Anjar Rasjad menambahkan, rekondisi yang dilakukan terhadap mobil lama, meliputi hamper seluruh bagian dari kendaraan.

Bukan hanya bagian bodi yang direkondisi, namun juga seluruh bagian mobil mulai dari engine, chasis, drive train, interior, exterior, material, painting hingga accessories. Bahkan jaringan kabel pun diganti dengan yang baru.

Hanya blok mesin yang tidak diganti, karena berkaitan dengan identitas kendaraan. Sedangkan komponen-komponen mesin juga tetap diganti dan diperbaharui.

“Intinya kita kembalikan seperti mobil baru pada waktu pelanggan membeli mobil tersebut,” kata Anjar.

Karena melakukan perbaikan total dan menyeluruh, program rekondisi mobil lama biasanya memerlukan waktu antara 1-2 bulan. Selama itu, pemilik mobil mendapatkan pinjaman kendaraan pengganti untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Ditegaskan, pemenang program rekondisi ini tidak dipungut biaya samasekali. Kebutuhan biaya sekitar Rp 70 sampai dengan Rp 80 juta untuk program rekondisi setiap 1 unit mobil lama, ditanggung penuh oleh Daihatsu.

“Masing-masing unit memang berbeda. Tapi rata-rata, kami melakukan penggantian sebanyak 190 sampai dengan 200 item suku cadang untuk setiap kendaraan,” jelas Anjar. (SM)