Jelang Natal, Harga Kebutuhan Pokok Stabil

178
Tim pemantau harga gabungan baik dari Biro Perekonomian dan SDA DIY, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Dinas Perindag dan BPS Sleman ketika melakukan pemantauan harga di Pasar Tradisional Godean, Kamis (14/12/2017).(bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Menjelang hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 biasanya harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan di berbagai pasar tradisional. Namun setelah dilakukan pemantauan harga oleh tim pemantau harga baik dari Biro Perekonomian dan SDA DIY, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Dinas Perindag dan BPS Sleman di Pasar Tradisional Godean, Kamis (14/12/2017) harga kebutuhan pokok harganya masih stabil, kalaupun ada kenaikan masih dalam taraf wajar.

Tim yang melakukan pemantauan harga di pasar Godean tersebut antara lain dari Biro Perekonomian dan SDA DIY dipimpin Kepala Bagian Analisis Pengkajian dan Produktivitas Biro Perekonomian dan SDA DIY, Dra Deden Rokhanawati dari Bagian Perekonomian Setda Sleman dipimpin Dra Emmy Retnosasi, sedang dari Dinas Perindag Dra Nurhadiyati Patminingsih yang juga Kabid Usaha Perdagangan, serta dari balai POM Yogyakarta Umi Nurhayati.

Setelah dilakukan pemantauan di dalam Pasar Godean ada beberapa komoditi yang harganya masih tetap dibanding dengan bulan dan minggu lalu, komoditi tersebut antara lain Beras C4 harganya masih stabil sama yaitu kisaran Rp 10 ribu per kg, beras Mentik Wangi harganya kisaran Rp. 11.500 per kg, daging Sapi masih tetap yaitu Rp 120 ribu per kg, daging ayam Rp 30.000- Rp 32.000 per kg.

Sementara itu harga sayuran ada yang harganya tetap tetapi sebagian ada yang mengalami kenaikan misalnya bayam yang semula Rp 2.000 naik menjadi Rp 5.000, tomat juga mengalami kenaikan yang cukup tajam menjadi Rp. 12.000 per kg, cabe hijau masih stabil yaitu Rp. 24.000 per kg, cabe merah Keriting Rp 30.000, cabe riwit Rp. 18.000, bawang merah Rp. 20.000, bawang putih Rp. 22.000, brokoli Rp 25.000 per kg, kobis tetap Rp 6.000 per kg sedangkan harga telur Rp 24.000 per kg.

Dalam pemantauan juga menemukan bahan makanan yang mengandung zat pewarna Metanol Yellow, Rodhamin B , bahan pengawet formalin maupun borak antara lain kerupuk tela pink, kerupuk tela merah dan kerupuk sermier barang tersebut berasal dari luar Sleman. (yve)