Jembatan Itu Segera Terwujud

197
Camat Sedayu Drs Fauzan Mu’arifin bersama Danramil 02/Sedayu Kapten (Inf) Kusmin dan Kanit Intel Polsek Bambanglipuro Iptu Agus Supraja SH terjun langsung dalam kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Reguler ke-102 TA 2018 di Dusun Sedayu Desa Argosari Sedayu Bantul, Rabu (25/07/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Jembatan yang sudah rusak lama di Dusun Sedayu Desa Argosari Kecamatan Sedayu Bantul sebentar lagi terbangun kembali. Ini setelah dilakukan pengecoran jembatan, Rabu (25/07/2018), melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II Reguler ke-102 TA 2018,. Malam sebelumnya masyarakat sudah memulai mengecor beberapa bagian jembatan.

Camat Sedayu Drs Fauzan Mu’arifin  terlihat terjun langsung untuk melakukan pengecoran di lokasi. Dia didampingi Danramil 02/ Sedayu, Kapten (Inf) Kusmin serta Kanit Intel Polsek Bambanglipuro, Iptu Agus Supraja SH yang membawa 10 anggotanya. Ditambah lagi Menwa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), anggota TNI serta masyarakat setempat.

Peltu Mujiyono selaku koordinator lapangan mengatakan jembatan yang dibangun tersebut sebelumnya ambrol dan patah sehingga tidak bisa dilalui. Rusaknya jembatan karena faktor usia sejak dibangun 1982. Konstruksi jembatan dibongkar total oleh tim teknis dari DPU Bantul bersama Kodim 0729/Bantul dan PMD Bantul.

Selain bongkar total, untuk lebar jembatan juga ditambah dari semua 2,5 meter menjadi 4,5 meter. Bukan hanya roda dua yang bisa melintas, namun juga mobil bahkan truk.

“Tujuan pembangunan kembali jembatan adalah untuk memperlancar transportasi masyarakat dari wilayah Argosari ke Argomulyo atau sebaliknya. Juga mempercepat untuk akses ke sarana kesehatan, ekonomi, kampus, pemerintahan dan sarana vital lainnya dibanding harus memutar ke Jalan Wates,” kata Peltu Mujiyono.

Dibangunnya jembatan tersebut sudah melalui kajian dan sesuai keinginan masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai tingkat pedusunan, desa, kecamatan hingga Kabupaten.

Danramil 02/Sedayu Kapten (Inf) Kusmin mengatakan kegiatan TMMD untuk sasaran  fisik adalah membangun jembatan  dengan panjang 6,5 meter, lebar  4,5 meter, tinggi 3 meter dan tebal 0,20 meter. “Juga dilakukan perbaikan untuk lima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” katanya.

Rumah tersebut milik Agusman, Pardal, Ny Waginem, Samsuri dan Salimin. Sementara sasaran nonfisik berupa Penyuluhan Pendidikan Penyuluhan Kamtibmas dan pencegahan teroris, Penyuluhan Kesehatan/KB, Penyuluhan Lingkungan Hidup, Penyuluhan Kependudukan, Perkoperasian dan Pertanian

serta Penyuluhan Tentang Radikalisme.

“Saya menyambut positif pelaksanaan TMMD di wilayah Sedayu, karena memberikan manfaat yang luar bisa bagi masyarakat di sini,” kata Camat Fauzan.

Setidaknya  problem yang dihadapi masyarakat di wilayah sasaran, banyak terbantu dengan kehadiran program TMMD. Baik masalah sosial, ekonomi, pembangunan, kemasyarakat dan problem lainnya.

Iptu Agus menambahkan anggota Polri mendukung kegiatan TMMD dengan mengirimkan tenaga setiap hari secara bergiliran dari setiap Polsek. Selain mendukung program TMMD agar sukses, juga untuk semakin meningkatkan sinergitas dan persatuan antara unsur TNI-Polri bersama pemerintah daerah, masyarakat dan relawan.

“Hari ini jatah dari Polsek Bambanglipuro. Dan kami mengirim 10 anggota sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolsek (AKP Wahyu Sudadi,red),” katanya. (sol)