Jogja Fashion Festival Siap Meriahkan Jogja

298
Manekin dengan improvisasi ikat dari kain tenun Indonesia akan dipamerkan dalam JFF 2018 di Plaza Ambarrukmo, 23-25 Maret 2018. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Jogja Fashion Festival (JFF) 2018 akan kembali digelar 23-25 Maret 2018 mendatang di Plaza Ambarrukmo. Bertajuk ‘Mixology’, fashion show akan menampilan lebih dari 500 outfit yang merepresentasikan kekayaan dan keragaman fashion dalam kemasan industri yang semakin kreatif.

“Kegiatan ini juga menjadi wadah apresiasi karya anak negeri dan juga industri lokal serta nasional dalam penciptaan produk fashion,” ujar Public Relations (PR) Plaza Ambarrukmo, Wahyu Hidayati,di Pendopo Royal Ambarrukmo, Kamis (15/03/2018).

Kegiatan yang menghadirkan desainer antara lain Itang Yunasz, Ali Charisma, Sofie dan Anna Avantie ini juga menjadi ajang para pelaku usaha fashion untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Fashion show terbagi dalam enam sesi selama tiga hari berturut-turut.

“Kami dengan mengundang pihak pihak yang memiliki interest dan konsentrasi di bidang fashion baik dari potential buyer, loyal customer, sosialita, selebgram maupun influencer dan media,” jelasnya seraya menambahkan dalam JFF kali ini sebanyak 14 manekin dengan improvisasi ikat dari kain tenun Indonesia juga akan dipamerkan.

Baca Juga :  Mides 2.018 Porsi Langsung Habis
Seorang model memperagakan outfit dari Centro Dept. Store di Pendopo Royal Ambarrukmo, Kamis (15/03/2018). (istimewa)

Tak hanya itu koleksi fashion tenat juga ikut memeriahkan fashion show, seperti dari Centro Department Store. Syahrun Ramadhan Alung, Marketing at Retail Concepts Centro Plaza Ambarrukmo menjelaskan, Centro akan menampilkan puluhan model dengan 24 outfit Centro seperti Neumor, support Gosh, Watch dan lainnya.

“Kami coba presentasikan Centro sebagai fashion lifestyle department store, dengan koleksi ready to wear, youth, mature dan tentu saja mixology way,” ujarnya.

Alung menambahkan, gelombang informasi, memungkinkan masuknya banyak referensi. Orang bisa demikian mudah memilih acuan style. Hal itu membuka lebar pintu kreatifitas dan keterbukaan itu sendiri.

“Kalo sepuluh tahun yang lalu masih kental mainstream anti mainstream, sekarang batasan itu mengabur. Seiring dengan kondisi itu kami coba tawarkan jalan keluar, karena sebagai fashion lifestyle style retailer kami punya kekuatan itu, kami mixologiable,” ungkapnya.

Baca Juga :  UNU Gelar Syawalan Sambil Diskusi

Bertepatan dengan JFF 2018, Centro menawarkan program Hot Sale up to 80% dimulai 23 Maret – 1 Mei 2018. Selain itu 31 Maret juga digelar late night sale. Dalam bulan fashion festival kali juga disediakan special shoes and bags lovers Jogja.

“Kami akan undang sebagai special guest dalam Centro shoes and bags lovers, bekerja sama dengan beberapa brand shoes n bags kami akan tawarkan discount time 50% all item untuk beberapa brand, free treatment untuk tamu undangan, seperti free nail polish, free heinna tatoo, talkshow with fashion influncer, shopping rally dan banyak lagi,” imbuhnya.(yve)