Jokowi Kecam Aksi Israel di Masjid Al Aqsa

195

KORANBERNAS.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam aksi kekerasan yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al Aqsa, Yerusalem. Jokowi juga berpendapat pembatasan beribadah warga Palestina seharusnya tidak dilakukan.

“Saya ingin menyampaikan mengenai perkembangan terakhir di kompleks Masjidil Aqsa, atau Masjid Al Aqsa, di Yerusalem. Indonesia mengecam keras, sekali lagi, Indonesia mengecam keras, pembatasan beribadah di masjid Al Aqsa dan juga Indonesia mengecam keras jatuhnya tiga korban jiwa yang baru saja saya mendapatkan informasi,” ungkap Presiden seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Muhammadiyah di kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Sabtu (22/07/2017).

Jokowi pun meminta Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) untuk segera bertindak tegas atas persoalan tersebut.

Baca Juga :  Sinergi Banyak Pihak, Kunci Pilkada Sukses

“Indonesia meminta kepada PBB, kepada sekjen PBB agar dewan keamanan PBB agar segera melakukan sidang untuk membahas krisis yang ada di kompleks masjid Al Aqsa,” tandasnya.

Sebelumya militer Israel meningkatkan pengetatan akses dengan melarang semua laki-laki yang berusia di bawah 50 tahun untuk mengikuti salat Jumat di kompleks Haram al-Sharif, dikenal juga sebagai Temple Mount bagi pemeluk Yahudi, Jumat (21/07/2017). Aparat keamanan Israel memasang detektor metal menyusul pembunuhan terhadap dua polisi Israel pekan lalu di kawasan tersebut.(tugeg sundjojo)