Kades Terpilih Segera Dilantik

345
Ketua Panitia Pilkades Jatipuro Kecamatan Trucuk Ratno Widodo.

KORAN BERNAS.ID KLATEN — Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2017 di Kabupaten Klaten telah selesai dan berhasil memilih kades pilihan warga. Meski pelaksanaan pilkades telah selesai namun masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum pelantikan calon terpilih.

Beberapa tahapan pasca pilkades yakni penandatanganan berita acara hasil penghitungan suara dan berita acara tersebut diserahkan ke BPD setempat dan kecamatan. Selanjutnya berita acara itu oleh camat diajukan ke bupati yang waktunya paling lambat 7 hari.

“Sesuai jadwal proses pengajuan dari camat ke bupati antara tanggal 4 hingga 13 Agustus. Atau paling lambat berita acara hasil pilkades sudah sampai bupati tanggal 14 Agustus. Bisa saja nanti sebelum 7 hari sudah sampai bupati,” kata Kliwon Yoso, Kepala Bidang Penataan dan Administrasi Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Klaten, Jumat (4/8) kemarin.

Dia menilai pelaksanaan pilkades serentak di 48 desa pada 26 Juli lalu berjalan lancar dan telah menghasilkan calon kades terpilih. Jika di lapangan ada calon kades yang kalah tidak bersedia menandatangani berita acara pemilihan, namun hal itu tidak akan mempengaruhi proses Pilkades.

Baca Juga :  Sebulan Siap Kirim 30 Ribu TKI

Jika semua tahapan telah dipenuhi maka pelantikan kades terpilih direncanakan pada bulan September atau Oktober. “Rencana pelantikan pada bulan itu, tetapi tanggalnya belum tahu,” ujar Yoso kepada Koran Bernas.

Pilkades serentak 26 Juli lalu berlangsung di 48 desa di 20 kecamatan. Dari 48 desa yang menggelar pilkades, wilayah Kecamatan Jogonalan yang paling banyak pilkades yakni 5 desa. Sedangkan kecamatan lain ada yang 1 desa, 2 desa, 3 desa dan 4 desa. Kecamatan Klaten Selatan, Wedi dan Ngawen masing-masing satu desa.

Sementara itu salah satu calon kades terpilih Tulus Nugroho SE, menyampaikan terima kasih kepada warga Desa Jatipuro Kecamatan Trucuk yang telah memilihnya pada pilkades 26 Juli lalu. “Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya juga akan melibatkan semua komponen warga dan bersikap terbuka dan transparan,” ujar Tulus.

Baca Juga :  Sejumlah 21 DPD Dukung Munaslub Partai Golkar

Setelah resmi menjabat Kades Jatipuro kelak dirinya memiliki program untuk memberlakukan secara adil semua dusun, RT dan RW dalam segala hal. Baik pemberdayaan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur.

Sedangkan Ketua Panitia Pilkades Jatipuro Kecamatan Trucuk Ratno Widodo memberikan apresiasi kepada warga dan petugas keamanan atas pelaksanaan pilkades yang lancar dan transparan. Menurut dia, keberhasilan pelksanaan pilkades adalah keberhasilan semua. Terbukti dalam pilkades tidak ada ekses dan tingkat kehadiran pemilih juga cukup tinggi. “Undangan yang kami sebar 2500-an dan yang hadir 2243 pemilih. Ini berkat sosialisasi rutin yang dilakukan panitia,” kata Ratno yang tinggal di Dusun Gesing RT 2/Rw 3 Desa Jatipuro.

Mantan Kades Jatipuro 2 periode (1980-1990, 1990-1998) itu menambahkan dalam pelaksanaan pilkades lalu pihak panitia bersikap adil dan terbuka. Bagi warga lanjut usia dan penyandang difabel mendapatkan perlakukan khusus sehingga nyaman saat memberikan suara di TPS. Begitupula dengan anggaran pilkades sebesar Rp 61 juta digunakan sesuai peruntukannya. (ros)