Kala Anak-anak Kuasai Panggung Walikota

168
Walikota Yogyakarta dikerumuni anak-anak. (istimewa)

KORANBERNAS.ID —  “Biarkan saja. Toh mereka masih anak-anak. Mungkin dulu kita juga seperti itu.”

Kalimat itu terucap dari Walikota Yogyakarta Drs H  Haryadi Suyuti tatkala berada di panggung untuk memberikan sambutan pada puncak acara HUT ke-73 Republik Indonesia tingkat RW 08 Kelurahan Sorosutan Yogyakarta, Sabtu (25/08/2018) malam.

Di luar dugaan, ada anak-anak naik panggung. Melihat mereka, dalam tanda kutip, mengusai panggung, panitia pun meminta mereka turun.

Sikap walikota itu membuat anak-anak gembira karena “mendapat angin”.

Menurut walikota, anak-anak ini pada 27 tahun mendatang menjadi generasi emas. “Saya berharap di antara anak-anak itu kelak akan ada yang menjadi pemimpin,” katanya.

Tapi dia berpesan agar orang tua membatasi anak-anak dari gadget dan sejenisnya yang membuatnya menjadi acuh. Mereka harus dibimbing menjadi generasi yang siap menyongsong masa depannya.

Baca Juga :  Yogyakarta Tuan Rumah O2SN 2018
Walikota Yogyakarta bersama Camat Umbulharjo, Lurah Sorosutan dan tokoh masyarakat RW 08. (istimewa)

Walikota mengapresiasi panitia bersama masyarakat yang sudah menjalin kebersamaan dan kerukunan sehingga tercipta suasana gembira malam itu.

Dia juga mengapresiasi panitia telah memberi kesempatan anak-anak tampil dengan kemampuannya guna mengisi acara.

Suasana yang kondusif ini harus tetap dijaga dan dipertahankan dalam menjaga kebersamaan dalam keberagaman.

Ketua panitia Aji Karnanto SE menyatakan, sukses penyelenggaraan acara tersebut berkat partisipasi seluruh warga. Termasuk dukungan warga di perantauan. Ini merupakan bentuk kerukunan yang menggembirakan.

Puncak acara peringatan HUT RI malam itu bertabur doorprize menarik. Di antaranya kulkas, televisi, sepeda lipat, sepeda gunung, kompor gas, magicom, dispenser, seterika dan kipas angin.

Semua itu merupakan sumbangan dari  anggota DPR RI Drs Gandung Pardiman MM, warga RW 08 Sorosutan. Juga ada voucher menginap dan berenang di Hotel Cokro Style yang berada di wilayah itu. (sol)

Baca Juga :  Salurkan Infak Salat Idul Adha ke Lombok