Kala Angela July Lantunkan Melati Suci

205
Konser Gadjah Mada Chamber Orchestra, Sabtu (28/04/2018) malam, di Auditorium Driyarkara Sanata Dharma Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Para penonton yang memenuhi Auditorium Driyarkara Sanata Dharma Yogyakarta, Sabtu (28/04/2018) malam, dibuat terkesima menyaksikan Grand Concert Vol 7: Odyssey, menandai perjalanan sepuluh tahun Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO).

Tak hanya permainan tata cahaya yang menciptakan suasana lebih impresif, sajian repeortoar-repertoar pilihan dengan aransemen baru sebagai penanda perjalanan orkestra tersebut dari panggung ke panggung, sepertinya mampu membuat hampir semua penonton enggan bergeser dari tempat duduknya.

Apalagi ketika saat yang ditunggu-tunggu itu tiba, kemunculan bintang tamu yaitu vocalist-harpist pertama di Indonesia, Angela July, memancing penasaran lagu apa yang dibawakannnya malam itu.

Di hadapan para penonton yang terlihat duduk manis, usai melempar beberapa kalimat pembuka plus sedikit cerita tentang awal pertama jatuh cinta dengan harpa, instrumen petik yang tampak serasi dengan sang pemetik berbalut busana hitam itu, Angela July kemudian melempar kata-kata pujian untuk GMCO.

Baca Juga :  POR Optimalisasi Kinerja Pegawai

“Saya merasa senang sekali berada di sini dengan musisi-musisi yang luar biasa,” ucapnya. Tak berselang lama usai menyapa penonton, lagu Melati Suci pun mengalun. Dalam garapan GMCO, lagu legendaris itu terasa nikmat tatkala menusuk telinga dan mungkin juga menyengat hati.

Bagi Angela July, inilah yang membuatnya merasa fresh sekaligus bangga bisa berkolaborasi dan menjadi sang penyaksi atas perjalanan orkestra dari Kampus Biru, sekaligus mendoakannya supaya pada tahun-tahun berikutnya perjalanan itu mulus.

Seperti diberitakan, Grand Concert Vol 7 Odyssey merupakan konser akbar yang menyuguhkan perjalanan musikal Gadjah Mada Chamber Orchestra sejak awal berdiri.

Puput Pramuditya selaku Music Director GC #7 menyampaikan, kali ini GMCO menggandeng Orkes Simfoni Universitas Indonesia (OSUI) Mahawaditra, yang mengirimkan pemain-pemain terbaiknya untuk turut memeriahkan konser ini.

Baca Juga :  Tukang Sayur pun Bisa jadi Juragan

Marching Band Universitas Gadjah Mada juga ikut ambil bagian mengirimkan pemainnya guna memperkaya dari sisi audio serta visual. Adapun kondakter Grand Concert Vol 7 ini dipercayakan pada Yosef Adicita, Afriza Animawan Arifin dan Ivan Rangga Pratama.

Grand Concert Vol 7 memang diformat full orchestra. Berbeda dari Grand Concert pada tahun-tahun sebelumnya, pada konser kali aundience diajak ikut menelusuri perjalanan GMCO yang penuh petualangan.

Selain tata cahaya yang berubah-ubah warna, selama konser berlangsung penonton pun bisa menikmati aneka permainan visual yang tersaji pada latar belakang panggung.

GMCO sendiri merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Gadjah Mada yang bergerak di bidang musik instrumental. GMCO mencetak mahasiswa-mahasiswa unggul di bidang non-akademik tanpa mengesampingkan prestasi akademik. (sol)