Kamera Terus Menyala di Sidang Sengketa Informasi

147
Suasana persidangan sengketa informasi publik di Aula Diskominfo DIY, Selasa (12/12/2017). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Sekilas dari luar, Ruang Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY di Komplek THR Jalan Brigjen Katamso Yogyakarta itu seperti tidak ada aktivitas di dalamnya. Pintunya tertutup. Namun begitu masuk, terasa sekali suasana persidangan sedang berlangsung.

Ada kamera video terus menyala di depan Majelis yang memimpin jalannya sidang. Kamera yang terpasang pada tripod dan dioperasikan oleh seorang operator tersebut, merekam semua pernyataan Majelis, Pemohon maupun Termohon.

Suasana ruangan sidang memang agak temaram, mungkin sistem penerangan di aula tersebut sepertinya disetel agak redup.

Ya, Selasa (12/12) pagi itu, di penghujung bulan Desember 2017 Komisi Informasi Daerah (KID) mengadakan Sidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, antara Pemohon bernama Teguh dengan Termohon PT Angkasa Pura 1 (Persero) Yogyakarta.

Baca Juga :  Seribu Pohon Ditanam, Untuk Apa?

Sidang pertama ini dipimpin Dewi Amanatun Suryani SIP MPA selaku Ketua Majelis dengan anggota Martan Kiswoto dan Warsono SH. Teguh hadir bersama dua orang rekannya. Keduanya duduk terpisah di bangku berbeda.

Sedangkan PT Angkasa Pura 1 (Persero) Yogyakarta diwakili Liza Anindya Rahmadiani selaku Communication & Legal Head PT PAP 1, didampingi dua orang rekan.

Pengunjung sidang bisa dikatakan sama sekali tidak ada meski sidang yang berlangsung pagi itu dianyatakan terbuka untuk umum dan bisa dihadiri oleh publik.

Beberapa saat usai mendengarkan penjelasan dari kedua belah pihak yang bersengketa, Dewi Amanatun Suryani selaku Ketua Majelis lantas mengetuk palu dan memutuskan sidang ditunda dan dijadwalkan digelar lagi Selasa (19/12/2017) mendatang.

Baca Juga :  Mahasiswa Turun Jalan Bagikan Nasi Bungkus

Seperti diberitakan, Teguh selaku Pemohon meminta informasi tentang Rencana Anggaran Belanja (RAB) serta rincian ganti kerugian lahan pembangunan New Yogyakarta Internastional Airport (NYIA).

Menurut Pemohon, surat permohonan informasi sudah dilayangkan 22 Agustus 2017 dan diterima hari yang sama. Sedangkan Project Manager PT Angkasa Pura I, R Sujiastono, dalam jawaban yang diberikan kepada Pemohon menyatakan data yang diminta Pemohon tidak dapat diberikan karena merupakan rahasia negara. (sol)