Kampung KB Strategis Urai Masalah di Tingkat Bawah

462
Peserta Pelatihan Teknis Pengelolaan Kampung KB Angkatan I mengikusi sesi foto bersama di Kantor Perwakilan BKKBN DIY, Senin (13/11/2017). (solahudin alwi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini memiliki 78 Kampung Keluarga Berencana (KB). Keberadaan kampung ini sangat strategis dalam upaya mengurai masalah-masalah kependudukan maupun keluarga berencana di tingkat bawah kemudian mencarikan solusinya.

“Kita dorong Kampung KB sebagai upaya mengajak masyarakat di tingkat bawah, bagaimana mengatasi masalah-masalah kependudukan. Masalah kependudukan merupakan hal yang mendasar di masyarakat,” ungkap Drs Sulistyo SH CN Msi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda DIY.

Tatkala membuka Pelatihan Teknis Pengelolaan Kampung Keluarga Berencana Angkatan I di Kantor Perwakilan BKKBN DIY, Senin (13/11/2017), lebih lanjut dia menyampaikan, tentu saja persoalan-persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan sendiri.

Artinya, Pemerintah DIY maupun pemerintah tingkat kabupaten dan kota, bahkan sampai kecamatan, desa dan dusun,  harus ikut memberikan dukungan. Pemerintah DIY ikut ambil bagian melalui Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY.

“Persoalan kependudukan dan keluarga berencana tidak bisa kita selesaikan sendiri tapi bagaimana kita bisa menyampaikan persoalan sehingga orang lain bisa membantu,” ungkapnya didampingi Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Drs Bambang Marsudi MM.

Melalui kemitraan dengan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi diharapkan kesulitan yang dialami di tingkat masyarakat paling bawah dapat diselesaikan oleh Kampung KB. “Jangan sungkan-sungkan untuk menyampaikan kesulitan,” kata Sulistyo.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM menyalami perwakilan peserta pada pembukaan pelatihan. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Apalagi, lanjut dia, Indonesia akan memperoleh bonus demografi, ditandai besarnya jumlah penduduk berusia produktif. Bonus itu perlu dikelola dengan baik untuk memakmurkan bangsa, salah satunya melalui Kampung KB.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Pengembangan BKKBN DIY Dra Sriana Suji Mulyani menambahkan, pelatihan angkatan I berlangsung 13-16 November 2017, diikuti 78 peserta.

Sedangkan pelatihan angkatan II pada 20-23 November mendatang. Pembukaan pelatihan ditandai penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta, Waluyo dan Eni Isnandari.

Adapun materi antara lain meliputi pendataan keluarga dan advokasi. Sedangkan pengajar dari Widyaiswara BKKBN maupun Biro Tata Pemerintahan Setda DIY. (sol)