Kampus Ini Bakal Lahirkan Guru Kimia

285
Rektor USD, Johanes Eka Priyatma MSc PhD memotong tumpeng tanda pembukaan prodi Pendidikan Kimia di kampus, setempat, Jumat (17/11/2017). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Hingga kini belum banyak perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang memiliki program studi (prodi) Pendidikan Kimia. Akibatnya banyak guru Kimia yang mengalami keterbatasan untuk mengembangkan pembelajaran dan bertukar pengalaman di bidang ilmu tersebut minimnya fasilitas yang tersedia.

“Karenanya kami mencoba mengembangkan prodi pendidikan kimia untuk melengkapi prodi sains,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sanata Dharma (USD), Tarsisius Sarkim PhD, dalam peresmian prodi Pendidilkan Kimia USD di kampus setempat, Jumat (17/11/2017).

Menurut Sarkim, sejak ijin prodi terbit pada Desember 2016 lalu, USD mulai membuka pendaftaran untuk angkatan baru pada Agustus 2017. Saat ini prodi Pendidikan Kimia mempunyai 42 orang mahasiswa dari total sekitar 200 pendaftar.

Baca Juga :  Ada Ribuan Sungai Bisa Dikemas Jadi Obyek Wisata

Dari 42 mahasiswa itu, sebanyak 16 orang diantaranya merupakan penerima beasiswa. Mahasiswa baru tersebut berasal dari berbagai daerah.

Pembukaan prodi tersebut merupakan kerjasama USD dengan Sogang University. Pemerintah Korea Selatan memberikan dana hibah bagi USD melalui Sogang University yang digunakan untuk membangun laboratorium, pengembangan kurikulum dan pengadaan buku.

“Rencana enam mahasiswa prodi Pendidikan Kimia akan mengikuti short course di Sogang University Korea Selatan tahun depan,” jelasnya.

Sementara Ketua Prodi Pendidikan Kimia USD, Dra Maslichah Asy’ari MPd menjelaskan, selain membuka prodi Pendidikan Kimia, USD mengadakan pelatihan bagi guru kimia asal DIY sejak dua tahun terakhir. Pelatihan dilakukan dua kali dalam setahun.

Baca Juga :  Desa Sentra Kopi Peroleh Bantuan Mesin

“Kami sudah menggelar empat kali pelatihan. Masing-masing angkatan sebanyak 160 orang,” jelasnya.

Dia menambahkan, USD tengah menyiapkan praktikum simpel untuk memperkaya pengetahuan para guru kimia.

“Agar lebih efektif, kami yang akan mendatangi para guru daripada mengundang datang para guru ke kampus ini,” imbuhnya.(yve)