Kapasitas Produksi  “Cairan Obat Dalam” Sido Muncul Naik 3 Kali Lipat

2993
Irwan Hidayat melakukan peresmian uji coba perdana pabrik baru COD II di Ungaran, Senin (23/04/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk melakukan uji coba perdana pabrik terbaru “Cairan Obat Dalam” atau COD II di Kawasan Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang, Senin (23/04/2018).

Uji coba dilakukan tepat pukul 8 lewat 8 menit 8 detik oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.

Pabrik yang didirikan di atas lahan seluas 17.000 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2 ini merupakan pengembangan dari pabrik sebelumnya yang dibangun pada 2007 lalu.

Perluasan pabrik COD dilakukan seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat, sehingga membutuhkan ruang produksi yang lebih besar dengan dukungan teknologi modern.

Pabrik COD lama didesain sesuai dengan kapasitas produksi saat itu, yaitu 80 juta sachet per bulan dengan proses produksi bersifat sistem tertutup dan semi otomatis. Sedangkan Pabrik COD II dapat menghasilkan 200 juta sachet per bulan dengan proses produksi full otomatic.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan, tujuan dibangun pabrik baru ini adalah untuk meminimalisir kesalahan pada proses pembuatan produk jamu Sido Muncul.

Baca Juga :  Ini Kisah Perjuangan Guru untuk Anak-anak nya di SLB Mutiara Bangsa

“Teknologi yang digunakan lebih modern dan bahan yang akan dicampur sudah di-setting dalam program, sehingga zero accident,” katanya.

Irwan Hidayat juga menambahkan produk pertama yang diuji coba di Pabrik COD II adalah Tolak Angin Cair. Setelah berhasil, produk akan diuji stabilitas dan validasi.

Pabrik ini dikhususkan untuk memproduksi jamu cair Sido Muncul, seperti Tolak Angin Cair, Tolak Linu, dan Madu Kembang Sido Muncul.

Pabrik COD II memiliki gudang bahan baku dan bahan jadi, ruang pengemasan primer hingga tersier, gudang bahan kemas, ruang pembuatan cairan obat dalam, ruang persiapan bahan baku, dan ruang alat-alat utility. (*/SM)