Karakter Dibangun Dari Keluarga

194
Narasumber menyampaikan paparannya dalam Seminar Psikologi bertajuk “Kompetensi Guru Sebagai Penentu Kesuksesan Pendidikan Karakter” di UP 45 Yogyakarta, Sabtu (27/01/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Pendidikan karakter perlu dibangun dari keluarga. Mereka berperan penting dalam mensukseskan anak sejak dini.

Sebab pendidikan karakter saat ini menurun tajam. Banyaknya generasi muda masa kini yang kehilangan norma selayaknya ramaja pada masanya.

Kurangnya keteladanan seorang pendidik dan orangtua menjadi salah satu faktor terhadap karater anak. Selain itu perkembangan teknologi yang pesat dan canggih menjadikan tidak adanya sekat dan filter informasi.

“Karakter dapat dibangun dari pendidikan keluarga itu sendiri,” ujar Drs Indra Wahyudi MSi, Dosen Psikologi Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta dalam Seminar Psikologi bertajuk “Kompetensi Guru Sebagai Penentu Kesuksesan Pendidikan Karakter” di kampus setempat, Sabtu (27/01/2018).

Seminar digelar dalam rangka Tasyakuran atas tercapainya akreditasi Prodi Psikologi B. Kegiatan diikuti sekitaar 150 peserta yang mayoritas guru.

Indra mengungkapkan, terdapat tiga bantuk respon orang tua yang berpengaruh pada kesuksesan anak. Yakni rasa aman sejak dalam kandungan, pola asuh yang benar dengan demokrasi dan pembagian peran bagi si anak, serta pemilihan peergroub (teman sebaya-red) yang tepat bagi si anak.

Sementara Drs Miftah Khadin MPd dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) DIY, menyampaikan peran pedidikan dalam menciptakan generasi berkarakter saat ini ditempuh melalui metode 5M. Yakni Mengamati, Menanya, Mengumpulkan data, Mengasosiasi, dan Menyimpulkan.

“Diharapkan pendidik lebih bisa aktif dalam mendidik siswa–siswanya melalui kegiatan – kegiatan yang membangun karakter. Membentuk manusia beriman, berbudi pekerti yang luhur, sehat jasmani, dan rohani,” ungkapnya.(*/yve)