Karyawan BCA Terima Santunan JKK BPJS Ketenagakerjaan

124
Tri Karyadi Riyanto, Saswito Tjoe bersama Ainul Kholid menyerahkan langsung santunan kepada ahli waris. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Yogyakarta menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal Dunia di Bank Central Asia (BCA) Kantor Cabang Utama Yogyakarta,Senin(16/07/2018).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta Ainul Kholid mengatakan pekerja JKK Meninggal Dunia bernama Hendro Purnomo dan Jaminan Kematian (JKM) Yolanda merupakan pekerja dari Bank Central Asia (BCA)

Tri Karyadi Riyanto Kepala Bidang Kesejahteraan dan Hubungan Industrial Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta didampingi Kepala BCA KCU Yogyakarta Saswito Tjoe bersama Ainul Kholid menyerahkan langsung santunan kepada ahli waris dengan total santunan sebesar Rp 669,7 ditambah santunan pensiunan berkala.

Kepala BCA KCU Yogyakarta Saswito Tjoe menyambut baik kerjasama yang sudah berlangsung antara BCA dengan BPJS Ketenagakerjaan selama ini. Selain karena amanat undang-undang, kerjasama ini telah memberikan manfaat bagi para pekerja atau karyawan BCA.

Tri Karyadi Riyanto Kepala Bidang Kesejahteraan dan Hubungan Industrial Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menyampaikan menaruh apresiasi ke BCA yang telah menjalankan amanah Undang-undang Ketenagakerjaan. UU tersebut mewajibkan setiap perusahaan mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Awas, Maling Laptop Sedang Marak

“Ini menjadi topoksi dinas sehingga kami banyak melakukan sosialisasi edukasi berbagai perusahaan yang ada di Jogja,” katanya.

Sementara, Ainul Kholid mengatakan, dengan menjadi peserta dari program BPJS Ketenagakerjaan manfaat yang diterima oleh pekerja yakni akan memperoleh pelayanan di Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) apabila mengalami kecelakaan kerja dengan biaya sampai sembuh dengan indikasi medis.

Sedangkan kalau meninggal dunia, peserta akan berhak mendapatkan santunan yang akan di serahkan kepada ahli waris.

“Tentu kita semua tidak ada yang ingin musibah itu terjadi. Tapi bahwa perlindungan itu penting, pasti kita semua sepakat,” kata Ainul.

Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) terdiri dari 187 buah, yakni puskesmas, klinik dan rumah sakit Pusat Layanan Kembali Bekerja (PLKB) yang dulunya Return To Work (RTW) sebanyak 2 yaitu BLK Provinsi DIY dan Yakkum.

Baca Juga :  Gempa 5,8 SR Kagetkan Tidur Warga Jogja

Sementara klaim jaminan yang sudah terbayarkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta diantaranya untuk Kepesertaan Pekerja Formal atau Penerima Upah (PU).

Yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 978 kasus sebesar Rp 3.703 498.741 70, Jaminan Hari Tua (JHT) 11.967 kasus sebesar Rp 117.748.581 693.00, Jaminan Kematian (JKM) 107 kasus sebesar Rp 3.022.800.000.00 dan Jaminan Pensiun (JP) 763 kasus sebesar Rp 976.539.016.79. Kemudian untuk kepesertaan Pekerja Informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 2 kasus sebesar Rp 5.944.452.21, Jaminan Hari Tua (JHT) 80 Kasus sebesar Rp 82.496.890.00 dan Jamianan Kematian (JKM) 3 Kasus sebesar Rp 72.000.000.00.

“Untuk pembayaran beasiswa sampai Juni 2018 sebanyak 28 kasus sebesar 336.000.000.00 rupiah,”imbuhnya. (*/SM)