Kaum Perempuan Jangan Hanya Jadi Penonton

311
Pengurus PUAN Sekar Surya Kulonprogo. (Sri Widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kaum perempuan di Kulonprogo harus menyiapkan diri menyambut keberadaan bandara. Kesiapan ini penting agar keberadaan bandara bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan bari warga Kulonprogo sehingga nantinya tidak hanya menjadi penonton saja.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPW Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Sekarsurya DIY, Sri Muslihatun, saat mengambil sumpah pengurus PUAN Sekarsurya Kabupaten Kulonprogo di Balai Desa Kedundang, Temon, Kulonprogo, Minggu (27/8/2017).

“Saya titipkan ibu-ibu Puan Sekarsurya kepada bapak-bapak pengurus PAN Kulonprogo, agar keberadaannya membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas” ujar Sri Muslihatun.

Pelantikan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Kulonprogo Suteja, Ketua DPD PAN Kulonprogo Ponimin Budihartono bersama jajarannya.

Ketua DPD PAN Kulonprogo, Ponimin Budihartono, menyatakan masyarakat Kulonprogo, termasuk kader PAN dan PUAN Sekarsurya, memang tidak boleh hanya jadi penonton dengan dibangunnya New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

“Ibarat gula-gula, warga harus berusaha memanfaatkan kesempatan pertama. Kita tidak boleh hanya kebagian bisingnya suara pesawat dan kendaraan yang lewat. Kita harus ambil bagian dalam hiruk-pikuk dampak ekonomi keberadaan bandara” ujar Ponimin

Menurut Ponimin, sejak sekarang harus dibangun kesepahaman timbal-balik antara kelompok masyarakat, Pemda dan PT Angkasa Pura I. “Kita harus menuntut keterbukaan PT Angkasa Pura dalam proses pembangunan bandara,” ujarnya.

Ponimin mencontohkan soal penyerapan tenaga kerja lokal yang dinilainya tidak transparan. “Kalau hanya dikatakan yang profesional dan memenuhi kreteria, itu tidak transparan namanya. Harus dikatakan, jenis pekerjaan apa yang bisa dilakukan masyarakat biasa. Juga yang profesional jenis pekerjaan apa,” ujarnya.

Ponimin berharap agar ada kemauan baik dari PT Angkasa Pura tentang penyerapan tenaga kerja. Hal tersebut penting untuk menjaga kelancaran pembangunan itu sendiri. Sebab, saat sosialisasi pembebasan tanah, PT Angkasa Pura pernah memberikan janji-janji yang kini menjadi harapan masyarakat untuk direalisasikan.

“Kita berharap segera dijelaskan, pekerjaan apa saja yang bisa dikerjakan masyarakat awam diwilayah Temon ini,” tegas Ponimin.

Pengurus PUAN Sekar Surya yang dikukuhkan tersebut diketuai oleh Dwi Rahmawati, Wakil Ketua  Islamiyati, dan sekretaris Isnaryati Shanti.

Penyerahan hadiah sepeda (Sri Widodo/koranbernas.id)

Pengukuhan pengurus periode 2016 – 2021 ini dilakukan juga peringatan 19 tahun usia PAN yang diisi dengan kegiatan senam massal dan pembagian hadiah. Salah satunya adalah pemberian bantuan sebuah sepeda kepada Pemerintah Desa Kedundang yang diserahkan oleh Ponimin Budihartono.

Sekrataris DPD PAN Kulonprogo, Muhtarom Asrori, menjelaskan DPD PAN Kulonprogo telah menghimpun kadernya yang siap rutin melakukan donor darah. Juga ada pelayanan ambulan gratis. “Untuk ambulan gratis silahkan hubungi kader PAN Kulonprogo dimanapun berada,” katanya.(eru)