Kaum Rois Butuh Perhatian yang Layak

133
Drs H Abdul Hafidh Asrom MM bersama Kaum Rois di Aula Desa Palihan Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo, Kamis (26 /07/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Keberadaan Kaum Rois di tengah masyarakat harus terus dijaga dan diberdayakan dengan baik oleh pemerintah. Selama ini Kaum Rois belum ada perhatian yang cukup oleh pemerintah, padahal mereka berperan 24 jam di tengah masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh angota Majelis Permusyawaran Rakyat Republik Indonesia dari DIY Drs H Abdul Hafidh Asrom MM pada acara Sosialisasi MPR RI dan Penyerapan Aspirasi tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI bersama Kaum Rois se- Kecamatan Temon di Aula Desa Palihan Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo, Kamis (26 /07/2018).

“Kaum Rois selain  memiliki peran dalam melayani kebutuhan sosial dan keagamaan, juga sangat berperan dalam menciptakan ketenteraman di tengah-tengah masyarakat,”  tegas senator tiga periode ini.

Baca Juga :  Kapolda DIY Keluarkan Maklumat

Selain Hafidh Asrom, hadir sebagai pembicara Dr Heri Santosa M Hum (Direktur Pusat Studi Pancasila UGM), Perwakilan Camat Temon Srikton Margi Raharjo dan Kepala Desa Palihan, Kaliso

Di Hadapan ratusan Kaum Rois, Hafidh Asrom  juga memuji jerih payah dan pengabdian mereka, karena telah secara konsisten menjaga kerukunan dan keharmonisan umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Drs H Abdul Hafidh Asrom MM menyampaikan paparannya pada acara Sosialisasi MPR RI dan Penyerapan Aspirasi tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. (istimewa)

“Tidak hanya masalah pengabdian, dalam konteks kebangsaan mereka punya peran yang besar dalam menangkal gerakan radikal yang berkembang di masyarakat. Menjaga nilai-nilai atau tradisi budaya, ketenteraman masyarakat yang mejemuk sehingga pantas kalau Kaum Rois diperjuangkan untuk menjadi abdi budaya masyarakat untuk mengisi keistimewaan DIY,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Komodo yang Menghidupi Banyak Orang

Menurutnya, peran yang besar dalam melayani masyarakat tersebut harus diimbangi kebijakan pemerintah yang berpihak pada Kaum Rois, dengan memberdayakan baik secara sosial maupun ekonomi.

Saat ini di DIY  ada 9.095 Kaum Rois yang tersebar di Kabuaten/Kota. Kabupaten Sleman 2.633, Kabupaten Kulonprogo 1.303, Kabupaten Bantul 2.477, Kabupaten Gunungkidul  2.132 dan Kota Yogyakarta 550 Kaum Rois.

“Melihat jumlah dan potensi yang besar tersebut sudah  selayaknya Kaum Rois menjadi perhatian Pemerintah DIY melalui kelembagaan yang sah dan dengan perhatian yang layak.” Ungkap Hafidh Asrom di akhir ceramahnya. (sol)