Ke Kebumen, Kunjungi Cangkring Desa Agrowisata Durian

1547
Sebagian pohon durian yang sudah berbunga. Diperkirakan awal tahun 2018, sudah panen raya (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Penggemar buah durian di Kabupaten Kebumen, bakal tidak pergi ke  Kemranjen, Kabupaten Banyumas atau Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Pada musim panen durian mendatang, bisa mengunjungi Desa Agrowisata Cangkring, di Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen. Desa yang letaknya 30-an Km arah utara Kota Kebumen ini menjadi agrowisata durian.

Embrio desa agrowisata, bermula dari pemikiran  Rustriningsih, tahun 2010. Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008 – 2014 itu menggandeng Yayasan Obor Tani membangun embung dan pengembangan tanaman hortikultura buah-buahan  di desa itu.

Embung pun dibangun di desa pegunungan itu tahun 2011, dengan sumber dana APBD Provinsi Jateng Rp 912 juta. Awalnya hanya untuk cadangan air di musim kemarau untuk pertanian dan warga.

Baca Juga :  Limbah Rumah Tangga Pengaruhi Kualitas Air Tanah

Pengembangan Cangkring menjadi desa agrowisata durian, dimulai tahun 2014, ketika Progam Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Masterplan  Percepatan Perluasan Pengurangan Kemiskinan  Indonesia, mengalokasikan anggaran untuk  pengadaan 1945 batang pohon durian.

Pohon durian sebagian ditanam di pekarangan  warga. Sebagian lainnya ditanam di sekitar embung. Dengan tehnik percepatan pembuahan, sebagian pohon durian berbunga. Diperkirakan Januari 2018 – Februari 2018, sudah memasuki panen raya durian.

Populasi pohon durian di desa itu bertambah, setelah Kementerian Pertanian, pada tahun anggaran 2017 memberi bantuan bibit pohon durian sebanyak 1.800 pohon dan ditanam di sekitar embung.

Pemerintah Kabupaten Kebumen mendukung Cangkring menjadi desa agrowisata dengan  pengunjung tidak hanya warga di sekitar Sadang.

Baca Juga :  DPRD Perintahkan Bongkar Shelter Pusat  Kuliner

Bupati Kebumen HM Yahya Fuad, ketika mengunjungi desa itu, Selasa (10/11/2017) berjanji, akan memperbaiki jalan aspal yang rusak. Pemerintah desa diminta memperbaiki jalan desa di sekitar embung. Sehingga, wisatawan yang ingin kesana tidak mengalami kesulitan dan nyaman.

“Bagi tugas ya dengan Bu Kepala Desa, Pemkab  perbaiki jalan aspal agar mulus. Bu Kades perbaiki  jalan lingkungan di  sekitar embung, agar  masyarakat nyaman,”kata Yahya Fuad. (SM)