Kebutaan Karena Katarak Masih Mengancam

179

KORANBERNAS.ID–Indonesia menjadi negara dengan penderita katarak tertinggi di Asia Tenggara. Jumlah penderita katarak di Indonesia sebesar 1,5% per dua juta penduduk. Setiap tahun 240.000 orang terancam mengalami kebutaan katarak.

Tingginya kasus ini, lantaran ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa disembuhkan dengan operasi. Juga karena ketidakcukupan biaya untuk pengobatan.

“Kami tidak bisa tinggal diam.  Maka mulai 2011 lalu, kami secara rutin menggelar baksos operasi katarak ke berbagai daerah,” kata Dirut PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat.

Pelaksanaan baksos dilaksanakan Minggu (13/08/2017) di Balai Pengobatan Mudita Cilacap, Jawa Tengah. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk bekerja sama dengan Perdami Cabang DIY, Kodim 0703 Cilacap, dan BP Mudita Cilacap. Adapun pesertanya, terutama ditujukan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Baca Juga :  Nekat, Kades Ini Merampok di Akhir Masa Jabatan

Acara seremonial dihadiri oleh Kepala Staf Kodim 0703/Cilacap Mayor Inf. Ahmad Rofik Alfian, Perdami Cab DIY Prof. dr. Suhardjo, SU, SpM(K), Direktur BP Mudita Cilacap Andreas, Public Relations Staf PT Sido Muncul, Tbk Hendrik, dan pejabat terkait lainnya.

Pelaksanaan baksos katarak ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan kerjasama antara Tolak Angin Sido Muncul dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) cabang DIY untuk 350 mata di tahun 2017.

Direktur PT Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat mengharapkan dengan adanya operasi katarak gratis ini dapat mengurangi angka penderita katarak, khususnya di Cilacap dan sekitarnya. “Melalui kegiatan ini masyarakat diimbau bisa menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak sesuatu yang menakutkan,” katanya.

Baca Juga :  Hanya di Sleman, Olimpiade Ini Digelar

Operasi Katarak Gratis Tolak Angin Sido Muncul telah dilaksanakan sejak tahun 2011 di 27 propinsi, 211 kota/kabupaten, di 235 Rumah Sakit/klinik mata di seluruh Indonesia. Jadi total yang telah dioperasi kerjasama  antara PT Sido Muncul, Tbk dan Perdami sampai tahun 2017  ini berjumlah 50.608 mata.(surya mega)