Kedok Kopassus Gadungan Terungkap oleh Perempuan Desa

1465
Ilustrasi

KORANBERNAS.ID–Bermodal perawakan yang tegap Aris (33) memang layak mengaku sebagai anggota TNI. Tak tanggung-tanggung, pria ini mengaku anggota dari pasukan elit TNI Kopassus.

Dengan mengenakan topi Kopassus serta KTA yang dibuatnya sendiri, Aris berhasil menggaet beberapa perempuan. Namun ketika berkenalan dengan perempuan dari Kepek, Pengasih, Kulonprogo petualangannya harus berhenti.

Ketika tengah berada di Pengasih inilah, wanita yang didekatinya mengenalkan Aris dengan Serma Paryono anggota Kodim 0731/Kulonprogo, Sabtu (20/01/2018).

Semula, kepada beberapa orang Aris mengaku dari Satuan Markas Komando Kopassus Group III Cijantung. dengan spesialisasi bidang intelijen (Sandi Yudha). Aris mengaku berasal dari Pituruh Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Saat ini dia mempunyai tugas khusus dari Satuan dengan spesifikasi tugas perang rahasia berupa Clandestine Operation, di antaranya intelijen tempur atau combat intel, dan counter insurgency (kontra pemberontakan).

Baca Juga :  Petani Tunggu Berkah Tali Asih PAG

Akan tetapi ketika diajak bicara oleh Serma Paryono banyak yang tidak nyambung. Sehingga membuat Paryono merasa curiga kalau Aris bukan anggota TNI. Diam-diam, Paryono melaporkan keberadaan Aris ke Lettu Inf Khabib (Komandan Unit Intel Kodim 0731 Kulonprogo). Khabib pernah bertugas di batalyon dari Satuan Kopassus Group I Serang Banten.

Pukul 21.00 WIB, Lettu Inf Khabib beserta anggota Intel Kodim 0731 mendatangi rumah perempuan di Pengasih tersebut. Ketika ngobrol dengan Aris, ternyata kembali  beberapa jawabannya tidak nyambung. Akhirnya pukul 22.00 WIB, Lettu Inf Khabib beserta anggotanya membawa Aris ke Kantor Kodim 0731 Kulonprogo untuk dimintai keterangan.

Di Kodim dilakukan peneriksaan, dan akhirnya Aris mengakui dirinya bukan anggota TNI. Topi kopassusnya dibelinya di pinggir jalan. Sedangkan KTA dibuat sendiri dengan mengunduh atribut kopassus di internet.

Baca Juga :  Becak Kalah Bersaing dengan Ojek Online

Dari Aris petugas juga menemukan kujang kecil jimat, kartu ATM dan uang Rp 4,9 juta. Pelaku, beserta barang-barang tersebut dan sebuah mobil MPV AA 9152 FC diserahkan ke Polres Kulonprogo.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Irfan Rifa’i membenarkan adanya penangkapan anggota TNI gadungan tersebut yang kemudian diserahkan ke Mapolres Kulonprogo. Kini penanganan tersangka berada di bawah Satuan Reserse Kriminal Polres Kulonprogo.

Dari pengakuan sementara, uang yang ada berasal dari perhiasan emas perempuan Pengasih yang digadaikan. Aris juga mengaku sudah menggaet beberapa perempuan lainnya.

Uang hasil menipu katanya diserahkan kepada orang tuanya. Juga digunakan untuk membeli susu untuk anaknya. Dia mengaku sudah cerai dengan istrinya beberapan waktu lalu. (SM)