Kejati DIY Hijaukan Lereng Merapi

55
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menanam bibit pohon dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, Selasa (17/07/2018), di Dusun Srunen Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menanam bibit pohon dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, Selasa (17/07/2018), di Dusun Srunen Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman. Kegiatan penghijauan ini diadakan dalam rangka memperingati HUT Bhakti Adhyaksa ke-58 dan HUT ke-18 Adhyaksa Dharmakarini.

Sri Purnomo menyambut baik bantuan bibit pohon yang diberikan oleh Kejati DIY tersebut. Dia berharap pohon itu mampu menghijaukan kembali area yang pernah terkena dampak letusan gunung Merapi tahun 2010.

Sri Purnomo mengajak masyarakat merawat pohon tersebut dengan baik, sehingga area tersebut mampu kembali hijau seperti sebelumnya.

“Ini sangat bagus sekali ya. Terima kasih kepada Bapak Kejati yang memang sudah akrab dengan daerah ini. Dengan penanaman pohon ini semoga bisa tumbuh subur dan keluar buahnya,” tutur Sri Purnomo.

Baca Juga :  Tiga Belas Parpol Ini Siap Bertarung

Kepala Kejati DIY, Erbagtyo Rohan SH MH mengisahkan, sebelum erupsi Merapi 2010 dirinya sering menikmati pemandangan alam yang hijau di kaki gunung Merapi, termasuk Dusun Srunen tersebut.

Setelah erupsi Merapi 2010, dia melihat kawasan yang dulunya terlihat hijau berubah menjadi seperti padang pasir gersang. Maka dari itu, Erbagtyo berinisiatif melakukan penghijauan di daerah yang terdampak erupsi tersebut.

Dia berharap daerah tersebut dapat subur kembali seperti semula. “Mudah-mudahan dengan sedikit upaya kami, dengan jajaran Kejaksaan Tinggi DIY bisa membuat lebih sejuk, bisa membuat lebih subur lagi,” ucapnya.

Ada lebih dari 100 bibit pohon yang ditanam di antaranya manggis, mangga, matoa, kelengkeng dan mahoni. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh istri para pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tergabung dalam Ikatan Adhyaksa Dharmakarini. (sol)

Baca Juga :  Semua Staf Wajib Merawat Tananam Herbal