Kejurnas Taekwondo UTI PRO Bupati Sleman Cup 3 Tahun 2018

346
Sri Muslimatun menyerahkan piala bergilir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo UTI Pro Bupati Sleman Cup 3 di GOR Paten, Sabtu dan Minggu (21-22/04/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke- 102, Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo UTI Pro Bupati Sleman Cup 3 di GOR Kabupaten Sleman, Paten, Tridadi, Sleman pada Sabtu dan Minggu (21-22/04/2018).

Petit Septyo Grandi selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa even tersebut diikuti oleh 435 atlet taekwondo dari 37 tim. Adapun kelas yang dipertandingkan yaitu Indonesian Children Taekwondo Union(ICTU) diikuti 272 atlet, Junior 72 atlet, dan Senior 67 atlet. Selain kelas tersebut juga dipertandingkan Family team (pomse) yang diikuti 63 atlet.

Family team ini diikuti oleh orang tua dan anak agar mereka bisa merasakan berjuang bersama dalam kejuaraan,” kata Petit.

Baca Juga :  Penyakit Langka Ini Tiba-tiba Hilangkan Keceriaan Tsania

Gelaran kejurnas yang memperebutkan trophy bergilir Bupati Sleman yang ketiga kalinya serta uang pembinaan total Rp 16 juta ini mendapatkan antusiames yang cukup tinggi. Tidak hanya atlet lokal saja, beberapa atlet dari  luar Jawa juga turut andil dalam even ini.

“Selain DIY, tim yang ikut ada dari Papua Barat, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI, dan Bangka Belitung,” tambah Petit.

Sementara  Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang hadir membuka acara mengatakan bahwa even tersebut dapat semakin memotivasi masyarakat Sleman dalam kegiatan olahraga khususnya beladiri. Selain itu even semacam ini dapat dimanfaatkan untuk menyaring atlet berbakat.

“Dengan adanya media salah satunya kejurnas ini, diharapkan bermunculan atlet-atlet potensial untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa di masa mendatang,” kata Muslimatun.

Baca Juga :  Rumah Ibadah Kebakaran, Pengunjung JCM Berhamburan Keluar

Dirinya juga berharap penyelenggaraan even ini dapat berkesinambungan dan semakin baik kedepannya. Sehingga diharapkan atlet yang dihasilkan dari even ini benar-benar dapat teruji kehandalannya untuk nantinya dapat terus dibina dan diterjunkan pada even dengan skala yang lebih tinggi. (SM)