Kelengkeng New Crystal Buahnya Menggiurkan

5176

KORANBERNAS.ID —  Anda punya lahan pekarangan luas tapi masih nganggur? Jangan dibiarkan tanpa hasil, karena kemajuan teknologi pertanian mampu menyulap mimpi menjadi kenyataan.

Lahan yang tidak luas pun bisa digunakan  berkebun, karena yang terpenting sinar matahari leluasa turun sehingga memungkinkan tanaman mandi matahari.

Untuk permukiman kawasan perkotaan dengan lahan rata-rata sempit, cara bertani bisa menggunakan pot ukuran besar berdiameter 70 senti. Atau bisa memakai polybag besar sehingga mudah dipindah-pindah untuk memburu sinar matahari.

Saat ini, salah satu jenis tanaman yang banyak dikembangkan di wilayah Kecamatan Godean Sleman maupun wilayah Borobudur Magelang adalah kelengkeng varietas new crystal.

“Dengan pemeliharaan baik dan pupuk yang tepat, kelengkeng jenis ini relatif cepat berbuah dan bisa sangat lebat,” kata Budiyanto, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Yogyakarta menjawab pertanyaan koranbernas.id, Minggu (18/02/2018) sore.

Kelengkeng varietas new crystal asal Thailand ini selain dari sisi jumlah buah menggiurkan, juga dagingnya sangat tebal dan isinya sangat kecil sehingga banyak diburu petani pengembang. Jika dibelah, nyaris seperti boneka bermata dua. Lucu.

Menurut Budiyanto, kuncinya ada pada bibit yang bagus. Sebelum ditanam, perlu dipersiapkan lubang ukuran lebar setengah meter sedalam setengah meter pula.

Masukkan pupuk organik yang sudah jadi dengan campuran tanah satu banding satu. Seyogianya lubang dibiarkan sekitar lima hari untuk mengantisipasi kondisi pupuk jika belum matang benar.

“Pilih pupuk yang sudah benar-benar kering dan sudah tidak berbau kotoran. Pupuknya sudah mawur,” kata Budiyanto mengenai ciri-ciri pupuk matang dan siap pakai. Dilihat dari sisi luarnya, kemasannya sudah tidak basah.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Peringatan HUT Tagana

Dengan pupuk yang matang pohon relatif tumbuh subur. Sekitar umur dua tahun pohon siap berbunga dan kocorkan pupuk  cair khusus untuk kelengkeng.

Bisa menggunakan merk Nongfeng Kelengkeng buatan Malaysia atau Booster Lengkeng Potasium Klorat. Keduanya mengandung nutrisi perangsang bunga dan buah. Tentu saja sesuai dosis serta cara yang benar.

Pengocoran pupuk disarankan tidak dilakukan awal musim penghujan. Terbaik di awal musim kemarau. Jika banyak diguyur hujan, dipastikan bunga bakal banyak rontok sehingga produksi akan berkurang.

New Crystal buahnya tebal, isinya kecil. (istimewa)

Dibrongsong

Ketika bunga sudah berubah menjadi buah tidak terlalu kecil perlu dibrongsong. Brongsong murah dan hasilnya bagus adalah zak bekas pembungkus brambang yang sudah dibersihkan. Barang ini mudah dibeli pada pedagang besar brambang di pasar-pasar tradisional.

Saat buah sudah mulai berisi dan enak rasanya, untuk mengantisipasi serangan kelelawar maupun codot lebih baik dibrongsong pakai jaring sehingga kelelawar atau codot sulit masuk.

“Seperti yang dilakukan Pak Darno, PPL dari Godean  yang fotonya saya tampilkan,” kata Budiyanto. Bila buah sangat lebat perlu diberi penyangga supaya tidak patah batangnya.

Budi sendiri sudah mencoba menanam banyak pohon kelengkeng new crystal tapi umurnya belum sampai berbuah. Bahkan banyak pohon kelengkeng lokal isinya besar buahnya tipis, dibongkar dan diganti new crystal.

Atur musim buah

Baca Juga :  Nobar Film Dilan 1990 di Yogyakarta Membeludak

Keunggulan kemajuan teknologi pertanian dengan pupuk hebat adalah musim buah bisa diatur. Tidak hanya setahun sekali, tapi bisa berbuah hampir sepanjang tahun.

Itulah makanya di wilayah pengembangan nantinya akan dipersiapkan agro wisata. Pengunjung bisa masuk kebun kelengkeng, memetik sendiri buahnya, tinggal dihitung harga setelah ditimbang.

Dengan cara tersebut pengunjung akan mendapat sensasi tersendiri. Sangat berbeda nuansanya dibanding membeli buah di supermarket, pasar tradisional atau di kios-kios buah pinggir jalan.

Yang pasti pengunjung bisa mendapat buah sangat segar, sekaligus bisa belajar tentang pengembangan tanaman kelengkeng.

Memotong buah kelengkeng pun ada caranya. Menurut teori, kata Budi, memotongnya harus menggunakan gunting sampai sekitar 10 senti di bawah untaian buah.

Pada potongan tersebut nantinya akan keluar pucuk-pucuk baru yang diikuti munculnya bunga-bunga berikutnya. Berarti ada harapan, pohon klengkeng akan berbuah lagi. Memang idealnya setahun sekali. Namun kemajuan teknologi bisa melipatgandakan produksi.

Tidak hanya kelengkeng yang bisa seperti itu. Pohon durian pun bisa dilakukan hal yang sama. Dengan pupuk cair khusus durian pohon relatif pendek sudah bergelantungan buah durian yang bisa dipetik tanpa harus memakai tangga.

Tapi yang harus diingat, bagi Anda yang tertarik mengembangkannya harus punya modal utama, selain lahan dan modal bibit dan pupuknya, yani kesungguhan, ketelitian dan ketelatenan agar bisa mendapat hasil maksimal. (sol)