Kelola Uang Jangan Aneh-aneh

196
Bupati Bantul, Suharsono memberikan sambutan pada lokakarya Implementasi Pelaksanaan Transaksi Nontunai Bantul, Rabu (30/8/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bupati Bantul, Drs H Suharsono berpesan kepada seluruh aparatur di wilayah ini termasuk pemerintah di tingkat desa untuk memberikan pelayanan prima, akuntabel dan transparan kepada seluruh lapisan masyarakat. Termasuk juga dalam hal pengelolaan anggaran, bupati berpesan agar jangan aneh-aneh, dan harus taat pada aturan yang berlaku.

“Saya tidak ingin ada aparatur saya yang berbuat aneh-aneh dan berurusan dengan hukum. Sedih kalau saya baca berita banyak aparatur pemerintahan yang masuk penjara karena melanggar aturan. Itu harus kita hindari bersama,” kata bupati saat memberi sambutan pada lokakarya implementasi pelaksanaan transaksi non tunai Kabupaten Bantul di gedung induk Kompleks Parasamya, Rabu (30/8/2017).

Baca Juga :  Tengok Lokasi Bencana, Wakil Rakyat Bawa 4 Ton Beras

Acara lokakarya dihadiri 100 peserta terdiri perwakilan Organisasi Perangat Daerah (OPD), para camat hingga pengusaha dan UMKM yang sering bermitra dengan Pemkab Bantul.

Salah satu kunci agar terhindar dari sikap tamak dan rakus saat mengemban amanah, menurut bupati adalah dengan banyak bersyukur atas apa yang didapatkan. Tanpa rasa tersebut maka manusia akan selalu merasa kurang.

“Selalu berysukur dengan apa yang didapatkan. Itu kuncinya. Selain itu, sistem yang akan berlaku mulai 1 September 2017 dengan pembayaran non tunai juga menjadi salah satu cara untuk menciptakan transparansi dan akuntabel seperti yang kita harapkan bersama. Sekaligus menuju bantul smart city,” tandasnya.

Sedangkan ketua panitia Joko Sigit dalam laporanya mulai 1 September mendatang transaksi yang terkait dengan Pemkab Bantul menggunakan sistem non tunai. Tujuanya banyak seperti mendorong APBD yang sehat, efektif dan efisien. Juga agar penyerapan anggaran optimal dan tepat waktu, bisa mewujudkan layanan prima bagi masyarakat dan dunia usaha serta terciptanya pengelolaan keuangan yang akuntanbel dan transparan.

Baca Juga :  Bantul Siap Sambut Lebaran

“Sehingga hari ini kami undang 100 tamu undangan dari berbagai pihak termasuk rekanan dari UMKM misal dari penyedia jasa katering yang sering bermitra dengan Pemkab Bantul agar kebijakan ini bisa tersosialisasi dengan baik dan bisa diterapkan mulai bulan depan,” kata Joko. (yve)