Keluarga Harus Berperan Aktif dalam Pendidikan

218
Bhabinkamtibmas Desa Bantul, Bripka Winardi memberikan helm dalam pertemuan wali siswa SMPN 2 Bantul, Jumat (20/10/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kepala Sekolah SMPN 2 Bantul, Wiharno Mpd mengatakan untuk bisa memaksimalkan hasil atau mutu pendidikan maka tripilar pendidikan harus bersinergi. Tripilar tersebut adalah pihak sekolah, keluarga (wali siswa) dan juga masyarakat.

“Dengan sinergi yang baik akan menghasilkan kualitas dan prestasi pendidikan sesuai harapan. Pendidikan itu bukan semata menjadi tanggung jawab sekolah, namun juga tripilar tadi,” kata Wiharno kepada koranbernas.id disela pertemuan dengan wali siswa di sekolah tersebut, Jumat (20/10/2017) sore. Pertemuan yang diikuti 512 wali siswa itu menghadirkan narasumber Bhabinkamtibmas Polsek Bantul, Bripka Winardi.

Menurut Wiharno, masyarakat dan sekolah bertanggungjawab menciptakan lingkungan yang tenang kondusif sehingga siswa bisa belajar dengan tenang. Begitupun orang tua harus mengawasi kegiatan belajar anak-anak mereka. Dengan perpaduan hal tersebut, maka mutu pendidikan bisa didongkrak dan juga prestasi belajar siswa bisa naik.

“Maka pertemuan seperti saat ini amatlah penting untuk menyatukan semangat dan menyamakan persepsi semua pihak,” kata Wiharno. Apalagi pertemuan juga dibagikan hasil Penilaian Tengah Semester (PTS) semester satu, dimana untuk nilai yang kurang masih bisa dilakukan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Sedangkan Winardi dalam kesempatan tersebut memberikan himbauan tentang Kamtibmas. Diantaranya Winardi meminta kepada orang tua yang anaknya masih usia SMP agar tidak mengijinkan anaknya membawa sepeda motor sendiri. Hendaknya kalau akan ke sekolah anak bisa di antar jemput orang tuanya.

“Karena dalam kasus Lakalantas di Bantul, korbanya banyak melibatkan anak sekolah yang belum cukup umur,”katanya. Mengingat anak-anak tersebut belum matang dan perhitungan yang matang saat berkendara sehingga membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu Bripka Winardi meminta kepada orang tua untuk selalu mengutaman safety riding saat mengantar jemput anaknya. Termasuk anaknya juga harus aman saat berkendara.

“Mari budayakan berkendara yang aman,” ujar Winardi yang dalam pertemuan tersebut membagikan dua helm SNI kepada wali siswa yang beruntung. (yve)