Kemasan Produk UKM Harus Menawan

187
Narasumber dan peserta pelatihan pembuatan kemasan mengikuti sesi foto bersama. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Ratusan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) produk makanan dari empat desa di Kecamatan Klaten Selatan mengikuti pelatihan pembuatan kemasan berbahan baku plastik, di aula Kantor Kepala Desa Nglinggi.

Pelatihan yang berlangsung tiga hari sejak Senin  hingga Rabu (09/05/2018) itu diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klaten, dengan narasumber dari Yogyakarta. Sedangkan UKM peserta berasal dari Desa Nglinggi, Sumberrejo, Gayamprit dan Jetis.

Siti Ediningsih, salah seorang peserta mengatakan kegiatan itu sangat bermanfaat baginya karena pembuatan kemasan produk membantu memasarkan produk usahanya.

“Kegiatan ini sangat membantu kami. Permasalahan yang lama hadapi ada di modal usaha dan pemasaran,” kata Siti yang memproduk keripik pisang bersama teman-temannya.

Warga Dukuh Gatak Desa Nglinggi itu menjelaskan usaha keripik pisang tersebut sudah dijalankan sekitar empat bulan lalu dan dibantu oleh Yayasan Wahid Foundation.

“Saat ini produksinya masih terbatas saat ada pesanan, dipasarkan jika ada kegiatan pameran,” ujar Siti seraya mengatakan usaha keripik pisang Laris Manis itu dia jalankan bersama 9 orang temannya.

Selain memproduksi keripik pisang, UKM Laris Manis Dukuh Gatak Desa Nglinggi juga tercatat sebagai UKM yang memproduksi tas lurik.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Sinung Nugroho, mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tehnologi industri UKM untuk membuat kemasan berbahan baku plastik.

Diharapkan produk UKM mampu dikemas sedemikian rupa supaya terlihat menawan. “Pemasaran produk juga dipengaruhi performa (kemasan). Kegiatan ini dalam rangka itu. Sebab kemasan juga erat kaitannya dengan desain dan pemasaran,” tutur Sinung. (sol)