Kenikmatan Dunia Itu Sangat Kecil

197

KORANBERNAS.ID — Ustad Dr H Khoiruddin Bashori SPsi mengingatkan, kenikmatan dunia itu sangat kecil dibanding kenikmatan akhirat.

Dia mengacu pada salah satu surat dalam Al Quran. Namun praktiknya jauh lebih banyak manusia mengejar kenikmatan dunia dibanding akhirat.

Berbicara pada pengajian pengurus Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesia (PDHI) di Joglo PDHI Sasonoworo Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta, Jumat (24/08/2018), Khoirrudin mengatakan bagi orang yang tidak bertakwa mengejar kenikmatan akhirat itu terasa berat.

Tetapi bagi orang yang bertakwa  hal ini dirasakan biasa saja. Orang yang lebih mengejar kenikmatan dunia diibaratkan banyak orang saat “panggungnya” diambil orang dia marah. Padahal kenikmatan dunia itu sifatnya hanya sementara.

Sebagian dari ibu-ibu yang aktif sebagai pengurus PDHI. (arie giyarto/koranbernas.id)

Menurut dia, orang bertakwa ketika memasuki tua biasanya urusan kadonyan sudah mulai ditinggalkan, dan lebih cenderung berpikir masalah spiritual.

Selain lebih rajin beribadah, juga dia juga berbuat baik pada orang lain. Lebih banyak beramal jariah dan menghindari perbuatan yang bisa menyakitkan orang lain.

Sekretaris Umum PDHI Drs H Djuanda YHS yang memimpin rapat menjelaskan, pengajian keliling Ahad (Minggu) Pon tanggal 26 Agustus 2018 digelar di Masjid Ar Royyan Pantai Wediombo Gunungkidul.

Seperti biasanya PDHI akan membantu penggalangan dana pembangunan ataupun penyempurnaan masjid. Selain itu, juga menyumbangkan dana infak pengajian jamaah dan infak pengurus sekitar Rp 2,5 juta sebagai pancingan. (sol)