Keracunan Makanan, 47 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

668

KORANBERNAS.ID – Sejumlah warga Dusun Tegalkrapyak Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Bantul mengalami keracunan usai  kegiatan buka puasa bersama, Minggu (01/10/2017) petang.

Korban pertama diketahui masuk RS PKU Muhammadiyah Bantul pukul 20:00 dan jumlahnya terus bertambah hingga tengah malam tercatat 15 warga.

Ditambah korban yang dilarikan ke Klinik Sorowajan dan Klinik Gading total ada 47 warga. Sebagian ada yang langsung diperbolehkan pulang, sebagian lagi masih dalam perawatan hingga Senin (02/10/2017) pagi.

“Mereka mengalami keracunan dan segera ditangani oleh tim medis,” kata Wahyu Priyono S Kep, Humas RS PKU Muhammadiyah Bantul kepada koranbernas.id. Warga yang dirawat mengeluhkan pusing, mual dan muntah.

Beberapa korban keracunan menjalani perawatan di RS PKU Bantul. (istimewa)

Menyikapi kasus keracunan massal tersebut, saat ini pihak Pemerintah Desa Panggungharjo masih melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian, Koramil, Puksmesmas, dukuh setempat, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan warga sekitar.

Baca Juga :  Berkurban Bisa Lewat Ojek Online

“Kasus ini dilaporkan ke bupati melalui Dinkes,” kata Wahyudi Anggoro Hadi, Lurah Panggungharjo. Sekiranya dinyatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) maka biaya perawatan korban ditanggung negara.

Namun menurut Wahyudi jika ternyata tidak dinyatakan KLB, pihak Pemerintah Desa berupaya agar bisa dicover desa.

Kejadian keracunan massal ini, berdasarkan data yang dihimpun di lapangan bermula dari kegiatan buka puasa bersama bulan Muharram di Masjid Al Iksan yang dihadiri warga Dusun Tegalkrapyak dan dua orang warga Dusun Pandes.

Masakan yang disajikan dimasak di rumah Ny Rukiyah, tidak jauh dari lokasi buka bersama. Kegiatan memasak dimulai pukul 11:00.

Ada 80 porsi, terbagi 45 porsi untuk mereka yang buka bersama di masjid, selebihnya dibagikan ke  rumah warga di seputar masjid.

Baca Juga :  KPUD Temanggung Sosialisasi Pilkada Melalui Medsos
Rapat membahas keracunan massal di kediaman Suyono Tegalkrapyak Desa Panggungharjo Sewon, Minggu (01/10/2017) tengah malam. (istimewa)

Adapun menu berupa nasi lauk telur dadar dan sayur mi letheg goreng, tahu telur puyuh  serta oseng kembang kol. Sedangkan sajian camilan berupa pisang koja, kolombeng dan lempeng rambak.

Kolombeng, lempeng rambak serta tahu dan telur puyuh saya beli di pasar Niten. Tapi saya tidak tahu namanya yang jual,” kata Ny Rukiyah kepada petugas.

Namun entah kenapa, pada malam harinya warga yang mengkonsumsi mengeluh pusing, mual dan ada yang muntah. Akhirnya ada yang segera dilarikan keluarga dan warga lainnya ke RS PKU Bantul, ke klinik Sorowajan dan Klinik Gading.

Sedangkan sampel makanan telah dibawa petugas Dinkes, dicek ke laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab keracunan massal tersebut. (sol)