Kerugian Akibat Puting Beliung Lebih Rp 250 Juta

156
Dampak angin puting beliung yang melanda wilayah Banguntapan, Selasa (24/04/2018) sore. (istimewa

KORANBERNAS.ID–Angin puting beliung  yang melanda wilayah Banguntapan pada Selasa (24/04/2018) sore berdampak luas dan menimbulkan banyak kerugian. Menurut catatan dari kecamatan Banguntapan, jumlah rumah yang rusak berat dan ringan tercatat 129 unit yang  tersebar di Dusun Sorowajan, Karangbendo, Karangjambe dan Pedak yang semua di Desa Banguntapan.

“Data hingga saat ini ada 129 rumah baik rusak berat atau ringan  dengan estimasi kerugian 250 juta rupiah,”kata Drs Fatoni Camat Banguntapan kepada  koranbernas.id, Rabu (25/04/2018) siang.

Di antara kerusakan yang terjadi adalah asbes rontok, tembok ambrol, pagar rumah ambruk, genteng berhamburan, seng beterbangan, bubungan rontok, blandar rusak, eternit jebol serta kayu usuk lepas. Hal ini akibat terjangan angin yang begitu kuat.

Baca Juga :  Ada Promo Menarik di Jogja Bay Waterpark

“Semua kerusakan dan kerugian ini sudah saya laporkan kepada bupati dan  instansi terkait,” kata Camat Fatoni.

Adapun untuk beberapa rumah yang rusak sebagian sudah mulai diperbaiki secara gotong royong oleh berbagai elemen masyarakat, relawan, petugas serta dari TNI/Polri.

“Alhamdulillah dalam bencana ini  tidak ada korban jiwa,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, angin puting beliung menerjang wilayah Banguntapan, Selasa (24/04/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu  tiba-tiba wilayah timur Bantul tersebut  mendung disusul hujan hujan disertai angin puting beliung.

Atap rumah nampak beterbangan dan banyak tembok yang ambrol akibat terjangan angin yang sangat kencang.

Piket fungsi dipimpin Kapolsek Banguntapan, Kompol Suhadi SH. MH melaksakan cek TKP dan melakukan pendataan bersama aparat  terkait.

Baca Juga :  POR Optimalisasi Kinerja Pegawai

Gianto (44) warga Karangjambe RT 4 mengatakan angin datang tiba-tiba dan membuat panik penghuni rumah. Akibat dihantam angin kencang  genteng rumah ambruk, seng terbang dan asbes ambrol. Kerugian ditaksir Rp 1 juta.

Demikian pula dikatakan Darmadi (60 tahun) warga Dusun Sorowajan RT 02 yang mengatakan angin tiba-tiba datang sangat kencang ditambah mendung gelap di wilayahnya.

“Seng beterbangan dan genteng rumah saya  roboh,”katanya.

Akibat kejadian tersebut dirinya menderita kerugian sekitar Rp 2 juta. (SM)