Keuntungan Petani Cabai Bertambah Rp 5 Ribu, Caranya?

147
Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI meresmikan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Widodomartani Ngemplak Sleman, Kamis (22/02/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI mengimbau keberadaan pasar lelang membuat petani lebih mudah menjual produknya secara langsung. Petani pun bisa memperpendek rantai penjualan sehingga inflasi di kabupaten ini terkendali.

“Kita tahu cabai adalah penyumbang inflasi tertinggi, namun ketika harga cabai tiba-tiba rendah, petani masih bisa diuntungkan dengan adanya pasar lelang ini, bisa langsung jualan dengan cara terbuka,” kata Sri Purnomo, saat meresmikan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Widodomartani Ngemplak Sleman, Kamis (22/02/2018).

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Heru Saptono, menyampaikan penjualan cabai melalui satu pintu dengan sistem lelang mampu memotong mata rantai pemasaran dan ada peningkatan harga sekitar Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu  per kilogram.

Bantuan PSBI tersebut meliputi 3 klaster yaitu klaster Susu Kambing Etawa di Kecamatan Turi, Klaster Cabai di Kecamatan Ngemplak serta Klaster Tanaman Hias dan Buah di Kampung Flory.

Sri Purnomo menambahkan, pihaknya menyampaikan apresiasi untuk Bank Indonesia Perwakilan DIY yang peduli memberikan bantuan pertanian, pangan dan perikanan.

Semoga program dan kegiatan ini menginspirasi yang lain supaya ikut mewujudkan kepedulian nyata kepada masyarakat sehingga petani semakin sejahtera.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta Budi Hanoto mengatakan, Bank Indonesia sebagai Bank Sentral turut menjaga nilai rupiah dengan mengendalikan inflasi dan nilai tukar rupiah.

Langkah yang diambil Bank BI berupa bantuan fisik ataupun program- program pembangunan untuk UMKM unggulan di Sleman.

“Kami berharap program yang diberikan BI DIY ini mampu mendukung pengembangan ekonomi daerah khususnya komoditas penyumbang inflasi dan produk unggulan daerah di Sleman,” kata Budi.

BI di daerah bekerja sama dengan pemerintah mengelola hasil produksi, menciptakan standar kualitas, hingga pemasaran. Ke depan produktivitas cabai di Sleman diharapkan meningkat sehingga dapat terus menjaga kestabilan harga. (sol)