Komunitas Ini Touring Sambil Bawa Pohon

417
Komunitas Dink’s Biker’s Community Kebumen bakti sosial di komplek Lapas Batu Nusakambangan Cilacap, Minggu (04/02/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Dink’s Biker’s Community (DBC) tak sekadar komunitas penggemar touring dengan motor. Anggota komunitas yang semuanya karyawan Dinas Kesehatan Kebumen itu juga menggelar bakti sosial pada setiap kegiatan touring mereka.

Pada Minggu (04/02/2018), komunitas ini berkunjung ke Lapas Batu Nusakambangan Cilacap. Melalui kegiatan touring wisata dan touring bakti sosial, mereka menanam 20 pohon belimbing madu dan jambu kristal di bagian depan komplek Lapas tersebut. Pohon-pohon itu diangkut motor sehingga hanya sejumlah peserta touring.

Di Lapas Batu kami menanam 20 batang pohon,“ kata Joko Irianto SKM, Ketua DBC Kebumen kepada koranbernas.id, Senin (05/02/2018).

Tujuan touring dengan menanam pohon selain menyalurkan hobi touring naik motor, juga memperkenalkan pohon belimbing madu yang selama ini dikembangkan petani di Agrowisata Desa Waluyorejo Kecamatan Puring Kebumen. Dengan begitu, pohon belimbing madu Puring dikenal tidak hanya di Kebumen.

Komunitas yang punya slogan Guyub nang dalan, guyub nang gawean (akrab di jalan dan akrab di tempat pekerjaan) ini tidak mengharuskan anggotanya punya motor merek dan jenis tertentu. Ketika touring, motornya beragam merek, jenis dan warna.

Anggota komunitas yang berjumlah 65 orang, menurut pejabat struktural Dinas Kesehatan Kebumen itu, bebas menggunakan motor jenis dan merek. Anggota merasa tidak dibebani, dibandingkan jika harus touring dengan motor merek dan jenis tertentu.

Yang penting motor dalam kondisi baik, terutama sistem pengeremannya. Keselamatan di jalan kami utamakan,“ kata Joko Irianto didampingi Sekretaris DBC Eko. Selama perjalanan, anggota komunitas wajib menaati segala aturan lalu lintas.

Tertib kegiatan berkelompok ketika menggunakan sarana umum, juga dilakukan di antaranya meminta izin kegiatan ke kepolisian setempat, sebelum melakukan kegiatan touring. “Komunitas kami yang berdiri pertengahan Agustus 2017 akan terus mengadakan kegiatan semacam di masa mendatang,“ kata Joko Irianto. (sol)

Baca Juga :  Bukit Karang Bentengi Gunungkidul dari Ancaman Tsunami