Komunitas RX-King: “Kami tidak Ingin Ugal-ugalan…”

481
Anggota C-KI bersama pengurus foto bersama setelah peringatan ulang tahun kedua di Resto Limasan, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Bantul. (Foto: Dokumentasi C-KI)

KORANBERNAS.ID – Memiliki motor RX-King sering mendapat sorotan negatif masyarakat awam. Penyebabnya, karena banyak penjambret menggunakan kendaraan RX-King untuk melakukan aksi kejahatan. “Padahal, itu tidak ada hubungannya sama sekali. King dipakai untuk berbuat kejahatan, karena kemampuannya melesat yang tinggi. Anggapan masyarakat awam itu menjadi tantangan buat kami.”

Hal itu dikemukakan Ketua C-KI (Community King of Independent) Jumiarto dalam pers release yang dikirimkan ke koranbernas.id Sabtu malam (17/2/18) seusai peringatan ulang tahun C-KI di Resto Limasan, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Bantul.

Ketua C-KI Jumiarto. (Foto: Dokumen C-KI).

Menurut Jumiarto, organisasi pecinta RX-King yang dipimpinnya berusaha menanamkan disiplin dalam berlalu lintas. Anggota C-KI ditanamkan pemahaman bahwa mereka tidak boleh melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Sikap itu harus dapat dibangun, untuk menjawab anggapan masyarakat yang negatif, bahwa tidak setiap pemakai RX-King adalah orang jahat. “Kami tidak ingin ugal-ugalan,” katanya.

Dari Tiga Orang

Orgnisasi C-KI yang didirikan dua tahun lalu, kata Jumiarto, berawal dari bertemunya tiga orang pemilik kendaraan RX-King di Kabupaten Bantul. Dari obrolan ringan, dibentuklah organisasi dengan nama C-KI, yang jumlah anggotanya saat inimencapai 35 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Bantul, tetapi juga dari daerah lain. “Kedudukan organisasi memang di Bantul,” tambahnya.

Organisasi ini dimaksudkan untuk menjalin persaudaraan di antara pemilik motor RX-King. Semboyan yang diusung adalah “Bukan Sedarah, tetapi Lebih dari Saudara”.

Dalam menjalankan organisasi, Jumiarto dibantu Wakil Ketua Danarto, Sekretaris Dian S, Bendahara Samhari, Koordinator Lapangan Arief M dan Humas Dwi S.
Tahun ini, mereka akan bergabung dengan komunitas RX-King Yogyakarta YRKI dan Ikatan Motor Indonesia (IMI). (**)