Konflik Berkepanjangan, Goa Pindul Sepi

Suasana Goa Pindul. Konflik internal dari pengelola kawasan wisata di Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo ini, membuat kunjungan wisatawan menurun.(st. aryono/koranbernas.id)

547

KORANBERNAS.ID–Konflik berkepanjangan dari pihak pengelola, menjadi faktor pemicu kawasan wisata Goa Pindul yang ada di Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo, perlahan mulai ditinggalkan wisatawan.

Akibatnya, pendapatan kawasan wisata dengan 5 pintu masuk retribusi, terus menurun. Penurunan pendapatan dipicu sejumlah faktor, salah satunya persoalan internal.

Koordinator retribusi Goa Pindul, Jumiyo mengatakan, data per Juli tahun ini jumlah pengunjung baru mencapai sekitar 70.000 orang. “Padahal, periode yang sama tahun lalu tamu bisa mencapai 80.000-an,” kata Jumiyo, Jumat (04/08/2017).

Kisruh internal menurut Jumiyo diantaranya belum tertibnya sekretariat dalam urusan karcis pada 5 pintu retribusi. Bahkan sampai sekarang, pemberlakuan satu karcis satu pengunjung belum dapat diterapkan dengan sempurna, terutama pengunjung yang menggunakan bus.

Baca Juga :  Warga Gelar Demo Tuntut Kades Lengser

Biasanya, tamu rombongan dijemput langsung dari pihak sekretariat.

“Begitu (penjemput rombongan) membayar karcis, ternyata tidak sesuai dengan jumlah penumpang,” keluh Jumiyo.

Persoalan demikian sudah berlangsung lama dan belum ada penyelesaian. Meski dipercaya sebagai koordinator retribusi, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Oleh sebab itu dia meminta berbagai untuk turun langsung melakukan penertiban.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono berharap agar masalah intern sekretariat Pindul, segera diselesaikan. “Kami terus mendorong agar berbagai masalah secepatnya diatasi. Ini penting. Jangan sampai kunjungan wisatawan Pindul terus menurun,”pintanya.(sm)