Konser Kebangsaan Persatukan Keberagaman Indonesia

451
Artis dan pejabat RRI disela persiapan Konser Kebangsaan di Hotel Lafayette, Jumat (22/09/2017). (tugeg sundjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sederet artis nasional siap meramaikan Konser Kebangsaan yang akan digelar di Grha Saba Pramana (GSP) UGM, Sabtu (23/09/2017). Sebut saja Bams eks Samsons, Jikustik, Novita Dewi serta lainnya akan tampil dalam konser yang digelar RRI bekerjasama dengan UGM tersebut mulai pukul 19.00.

Konser bertajuk ‘Bersama dalam Keberagaman yang diiringi Musik Orkestra UGM itu digelar sebagai wadah kreatifitas pelaku seni untuk ikut memberikan masukan tentang nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Pesan tersebut disampaikan dalam bentuk berkesenian seperti musik, tari atau puisi.

“Kami berupaya menumbuhkan dan menggelorakan semangat kebangsaan melalui seni dan kebudayaan serta menanamkan cinta tanah air dan bangsa,” ungkap Sumarlina, Kepala RRI Yogyakarta di Hotel Lafayette, Jumat (22/09/2017).

Baca Juga :  Gempa 7,3 SR, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Dalam konser tersebut juga dipentaskan Drama Dapunta yang mengisahkan raja pertama Sriwijaya Sanghyang Daputa yang mampu menaklukkan lautan untuk mempersatukan Nusantara. Selain itu digelar Festival Kuliner dan Festival Musik Perkusi Asli Indonesia.

Tak ketinggalan Dialog Kebangsaan oleh Dirut LPP RRI, Dekan FIB UGM dan Ketua Pusat Studi Pancasila (PSP) UGM. Rektor UGM dan Dirut LPP RRI juga menyampakan orasi kebangsaan dalam kesempatan itu.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menguatkan tumbuh kembangnya buadya dan kesenian yang mencerdaskan publik serta memberikan ruang kreasi bagi pelaku seni, khususnya generasi muda yang pada gilirannya mengharumkan nama bangsa,” tandasnya.

Sementara Direktur LPP RRI, Rohanuddin mengungkapkan persoalan kebangsaan saat ini krusial untuk diatasi. Hal itu perlu menjadi perhatian generasi muda agar mampu berperan dalam mengatasi beragam masalah bangsa.

Baca Juga :  Salut, Sleman Raih Penghargaan Peduli HAM Keempat Kalinya

“Nilai-nilai kebangsaan perlu menjadi filosofi generasi muda, tidak hanya dalam pikiran namun juga hati dan perbuatan,” ungkapnya.

Bams menambahkan, Indonesia akan menjadi negara yang luar biasa bila memiliki semangat kebangsaan. Apalagi kebangsaan menjadi satu hal yang krusial di kalangan generasi muda.

“Indonesia bakal keren banget dan punya bright future (masa depan cerah-red) bila punya semangat kebangsaan,” tandasnya.(yve)