Korpri Sleman Gelar MTQ ASN

134
Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ASN Kabupaten Sleman tahun 2018 di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman, Selasa (04/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sebagai upaya mendorong terwujudnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu bekerja dengan menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran, Korpri Kabupaten Sleman, Selasa (04/09/2018),  menyelenggarakan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ASN Kabupaten Sleman tahun 2018.

Pada acara itu yang berlangsung di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman itu, Pelaksana Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Suyono, sekaligus penanggung jawab penyelenggaraan kegiatan tersebut menyampaikan, MTQ ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap isi dan makna Al-Quran.

“Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan seni baca Al Quran serta bentuk implementasi nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan,” jelas Suyono.

MTQ ASN diikuti 78 orang peserta dari berbagai unsur yaitu unit Korpri OPD (CPNS, PNS dan BLUD), unit Korpri Kecamatan (CPNS, PNS dan Perangkat Desa) serta Subunit Korpri UPT Yandik (CPNS dan PNS).

Cabang yang dilombakan yaitu Tartil Al Quran kategori Putra dan Putri, Tilawah Al Quran kategori Putra dan Putri, Hifh Al Quran Surah Al Baqarah dan Juz ‘Amma kategori Putra dan Putri serta cabang dakwah Quran kategori putra dan putri.

Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI yang secara simbolis membuka kegiatan ini menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang berkontribusi.

Ssemangat untuk membaca, menghayati, mendalami isi dan mengamalkan ajaran Al Quran dalam kehidupan sehari-hari, harus dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim.

“Kegiatan yang bersifat masal dan sarat syiar Islam ini akan menjadi sia-sia apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh pada kinerja kita dalam melayani masyarakat. Upaya internalisasi isi kandungan Al Quran tidak boleh berhenti hanya sampai di sini,” ujar Sri Purnomo.

Dia berharap melalui penyelenggaraan MTQ ini, para ASN di lingkungan Pemkab Sleman bekerja dengan jujur tanpa niat melakukan pungutan liar (pungli) dan korupsi. (sol)