Kritik Sosial PAK UNY Lewat Ketoprak

428
Pentas ketoprak “Kedhung Srengenge” Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Daerah Fakultas Bahasa dan Seni UNY, Minggu (03/12/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Daerah Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Pentas Akhir Kepengurusan (PAK), di Laboratorium Karawitan FBS UNY, Minggu (3/12/2017) petang. Pentas yang didukung koranbernas.id tersebut menampilkan kritik sosial terkait penebangan pohon liar yang berdampak pada bencana alam dengan lakon “Kedhung Srengenge” serta dihadiri sejumlah pejabat rektorat UNY.

“Naskah kethoprak yang ditulis oleh Bondan Nusantara ini menceritakan tentang penebangan liar yang mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor,” ujar Danang Purwo Aji Saputro, ketua panita PAK HIMA PBD 2017 disela acara.

Tema tersebut penting disampaikan ke masyarakat luas. Diharapkan muncul kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan agar bencana yang diakibatkan ulah manusia tidak terjadi.

Menurut Danang, pentas kali ini bertemakan ‘Gumregahing Karsa Memayu Hayuning Bangsa’ yang artinya kemauan yang menggelora untuk memajukan bangsa. Sejumlah rangkaian pentas memeriahkan kegiatan kali ini.

“Acara kami ini menandai pergantian kepengurusan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Daerah yang dilaksanakan pada setiap akhir tahun,” jelasnya.

Pemain Ketoprak “Kedhung Srengenge” berfoto usai pentas , Minggu (3/12/2017) petang.(istimewa)

Selain ketoprak, lanjut Danang, mereka juga meggelar sejumlah acara sebelumnya. Diantaranya pentas karawitan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Daerah angkatan 2017. Rangkaian acara PAK sebelumnya dibuka dengan acara kirab budaya dengan tema kreasi batik pada 2 November 2017 lalu.

Selain itu lomba dimas diajeng, dialog jurusan, sesrawungan ing masyarakat (sesima), donor darah, futsal, dan lomba kepenulisan.(*/yve)