Kunjungi Anggotanya, Kapolres Bantul Sampaikan Pesan yang Menyentuh Hati

217
Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK MH melakukan kunjungan kerja ke Polsek Sedayu, Rabu (21/02/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK MH, Rabu (21/02/2018), mengunjungi anggotanya yang bertugas di Polsek Sedayu.

Dari sejumlah pesan yang dia sampaikan, satu yang terasa menyentuh hati adalah, meski tugas sebagai polisi tidak ringan namun harus tetap menghormati orang tua.

“Jangan lupa pula, kita bisa menjadi anggota kepolisian salah satunya berkat doa orang tua. Kita harus patuh dan hormati mereka,” kata Kapolres.

Kendati disibukkan beragam aktivitas dan tugas yang menguras energi dan pikiran, anggota kepolisian tetap harus menjaga hubungan baik dan keharmonisan dengan orang-orang tercinta termasuk keluarga serta orang tua.

“Sempatkan bertemu dan kumpul dengan keluarga. Keluarga yang harmonis dan rukun  akan mendukung suksesnya tugas anggota kepolisian, karena merasa tenang,” kata dia.

Yang juga tidak kalah penting, anggota kepolisian termasuk Polsek Sedayu harus solid dan kompak dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, akan tercapai  hasil yang maksimal, menciptakan Kamtibmas.

Baca Juga :  Atlet Paralympic Masih Kesulitan Pelatih

Jalinan keharmonisan dengan TNI juga harus dijaga sehingga tidak terjadi gesekan di lapangan. “Agar semua terasa ringan, niatkan bahwa kerja dan tugas ini sebagai ibadah kita,” kata perwira dengan dua melati di pundaknya itu.

Pada kunjungan tersebut Kapolres didampingi Waka Polres Bantul Kompol Mariska Fendi S SIK, Kabag Sumda Kompol Imam Sapingi, Kasubag Ops Bag Ops Bantul AKP Andri dan Kasubagpers, AKP Rapiqoh. Hadir pula Kasatpolair Bantul AKP Haryanto dan Kasi Propam Iptu Sutarto.

Dari Polsek Sedayu tampak hadir Kapolsek Kompol Sugiarta AMd beserta seluruh perwira, bintara dan PNS berjumlah 56 personel.

Lebih lanjut Alumni Akpol 1996 tersebut menekankan untuk menciptakan Kamtibmas perlu deteksi dini dan atisipasi dini terhadap berbagai kejadian di tengah masyarakat.

Seperti yang saat ini mencuat adanya penganiayaan terhadap tokoh-tokoh agama. Maka di sinilah peran unit intel dan Bhinmas harus dikedepankan.

Baca Juga :  Bupati Minta PDAM Layanan Masyarakat 24 Jam Penuh

Anggota kepolisian harus banyak terjun ke tengah masyarakat, sambangi pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat,  pos ronda dan tempat aktivitas masyarakat lainnya. Serap dan dengar apa yang berkembang di sana.

Jika ada pelanggaran harus diproses sesuai hukum yang berlaku dan jangan lupa untuk mengumpulkan bukti material dan formal.

“Saat ada yang mengaku kenal dengan pimpinan, lakukan kroscek. Tetap harus ada proses hukum kendati mungkin yang bersangkutan kenal dengan anggota kepolisian,” tambah Kapolres.

Manfaatkan Kendaraan Dinas (Randis) yang ada secara maksimal untuk keperluan  yang menunjang operasional.

Sementara Kapolsek mengatakan selama menjabat dirinya  sudah berupaya melaksanakan  tugas semaksimal mungkin dengan membuat terobosan  inovatif berupa “Tim Sedayu 86”.

Tim ini  gabungan  Muspika Sedayu yang  berusaha  memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti bantuan warga tidak mampu, memberikan bantuan bedah rumah dengan  dana partisipasi warga Sedayu yang mampu dan dimotori oleh Camat Sedayu. (sol)