Lagi, TKW Terancam Pidana Mati di Malaysia

652
Keluarga Fatimah, dari kiri: Muh Dail, Rebinah, anak Fatonah dan Fatonah, kakak kandung Fatimah, kini hanya bisa pasrah menunggu kabar nasib anaknya di Malaysia (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Diduga membunuh seorang pria asal Banglades di Malaysia, Tenaga Kerja Wanita TKW) asal Indonesia bernama Fatimah (37) nasibnya kini diujung tanduk. Fatimah yang asal Desa Luweng Lor Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo, kini sudah mendekam di sel tahanan Kepolisian Kerajaan Malaysia untuk menunggu persidangan.

Kades Luweng Lor, Minat Hartono, membenarkan kalau warganya sedang berurusan dengan peradilan di Kerajaan Malaysia.

“Benar warga kami yang bernama Fatimah, kini sedang menghadapi kasus berat, yakni dugaan pembunuhan seorang pria Bangladesh,” ungkap Minat, Jumat (13/10/2017).

Sumber dari Kedubes Malaysia di Jakarta yang sepekan lalu berkunjung memberitahukan informasi perihal kasus Fatimah. Minat menyebutkan, rencananya Senin, 16 Oktober 2017 nanti, sidang terhadap Fatimah akan digelar perdana.

Baca Juga :  Semangat HUT RI Bergema di Bumi Mekkah

“Fatimah akan menjalani sidang yang pertama pada 16 Oktober nanti. Itu informasi yang kami dapatkan,” lanjut Minat.

Ditambahkan Minat, riwayat Fatimah adalah wanita yang sudah empat kali menikah.

“Dia sudah menikah empat kali, mungkin trauma dengan namanya pria,” ucapnya.

Diperoleh informasi, selama menjalani kurungan penjara, Fatimah mendadak seperti orang sakit ingatan.

“Dia di dalam sel tahanan katanya sering kesurupan dan ngomong sendiri. Itu penjelasan dari sana (pihak Kedubes Malaysia-red),” tutur Minat.

Terpisah, Keluarga Fatimah tampak sangat terpukul dengan kabar nasib Fatimah di Malaysia. Fatimah yang sejak tahun 2014, bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga di Negeri Jiran ini, sudah lama tidak berkomunikasi dengan pihak keluarganya.

Rebinah (83) menjelaskan belum lama ini pihak keluarga di datangi empat orang yang mengaku dari Kedubes Malaysia di Jakarta.

Baca Juga :  Ganti Rugi Tanah NYIA Digelontorkan

“Mereka menceritakan bahwa anak saya sedang menghadapi kasus hukum, dia (Fatimah) dituduh membunuh pria Bangladesh,” ujar Rebinah.

Rebinah yang didampingi suaminya Muh Dail (90) dan kakak kandung Fatimah, Fatonah (45) membantah kalau anaknya adalah seorang pembunuh.

“Dia anak baik, tidak mungkin dia berani melakukan itu. Mungkin pria itu yang terlebih dulu mencoba mengganggu Fatimah,” ujarnya.

Fatonah menambahkan, informasi yang di terima pihak keluarga bahwa Fatimah dituduh sebagai pelaku pembunuhan seorang pria asal Bangladesh dengan cara menyiramkan bensin ditubuh pria itu dan lalu membakarnya.

“Semoga adik saya baik-baik saja disana,” tutur Fatonah. (yve)