Laporkan Jika Ada Sekolah Lakukan Pungli

127
Unjuk rasa dan audensi tiga ormas di DPRD Kebumen, Senin (10/9/2018). (Humas DPRD Kebumen)

KORANBERNAS.ID–Masyarakat diminta melaporkan, jika punya bukti ada sekolah negeri di Kebumen melakukan pungutan liar atau pungli. Dinas Pendidikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Jika terbukti, sekolah diminta menghentikan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen Ahmad Ujang Sugiyono di hadapan ratusan Forum GTT PTT Kabupaten Kebumen, KSPI Kebumen serta PMII Kebumen di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Senin (10/09/2018).

Ketiga organisasi masyarakat itu menggelar unjuk rasa dan kemudian beraudiensi ke DPRD Kebumen untuk menyampaikan aspirasi. Mereka diterima Wakil Ketua DPRD  Kebumen Miftaful Ulum dan sejumlah anggota DPRD.

“Laporkan jika ada pungutan liar di sekolah,“kata Ahmad Ujang Sugiyono.

Baca Juga :  Ditinggal Tidur, Rumah Perajin Gula Kelapa Ludes Terbakar

Mestinya, ketika sekolah sudah menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tidak   ada pungutan dengan alasan untuk  operasional sekolah. Jika ada sekolah yang melakukan pungutan, agar dihentikan. Ulum juga mengingatkan, jangan sampai Tim Saber Pungli yang melakukan penindakan.

Selain peran serta masyarakat, Dinas Pendidikan Kebumen juga melakukan pengawasan. Diantaranya melakukan verifikasi Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (APBS). Jika ditemukan ada pendapatan yang bersumber dari pungutan yang tidak sah, dipastikan akan dicoret.

Ahmad Ujang Sugiyono menambahkan, Pemkab Kebumen merencanakan  menaikan penghasilan GTT (guru tidak tetap) dan PTT (pegawai tidak tetap), yang bekerja di sekolah negeri.

Kenaikan bersumber dari APBD Kabupaten Kebumen. Kenaikan pendapatan GTT dan PTT sudah dihitung dan direncanakan. Direncanakan direalisasikan pada tahun anggaran 2019.

Baca Juga :  Catat, Retribusi Pelayanan Pasar Naik

Besaran pendapatan tertinggi setelah ada kenaikan, akan diterima GTT menjadi sebesar Rp 600.000 per bulan. Anggaran itu disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemkab Kebumen.

Miftahul Ulum menyatakan dukungannya pada rencana menaikan pendapatan GTT dan PPT di Kebumen. Rencana itu akan didukung DPRD Kebumen, berdasarkan kemampuan keuangan Pemkab Kebumen.(SM)