Layanan Spa Harus Berstandar

196
Para peserta pelatihan berfoto bersama dalam acara Sosialisasi Spa Terstandar. (dwi suyono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Perkembangan dunia kepariwisataan yang semakin cepat,  menuntut daerah yang menempatkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan harus mampu mengimbangi tuntutan di dalamnya sehingga daerah tujuan wisata menjadi tempat yang berpotensi sebagai penghasil devisa bagi negara.

Aris Riyanta Kepala Dinas Pariwisata DIY mengemukakan bahwa DIY merupakan daerah yang menempatkan sektor kepariwisataan sebagai sektor unggulan juga menempatkan layanan pendukung kepariwisataan menjadi bagian penting yang harus di perhatikan,”ungkapnya dalam acara Sosialisasi Spa Terstandar di DIY, Selasa (24/10/2017).

“Spa sebagai salah satu pendukung layanan pariwisata juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Sehingga layanan berkualitas menjadi penting di dalamnya. Oleh karena itu berbagai produk layanan Spa yang ada juga harus terstandar sehingga mampu menghasilkan kepuasan bagi wisatawan,” katanya.

Sementara itu Jupri dari Dinas terkait menegaskan bahwa sosialisasi standar layanan Spa menjadi hal mutlak bagi para pelaku di bidang ini.

“Pertumbuhan bisnis Spa juga pesat sehingga pemerintah wajib memantau dan melihat sejauh mana perkembangan Spa yang ada saat in. Saat ini pemerintah menyiapkan berbagai aturan dan regulasi terkait hal tersebut. Salah satunya adalah soal standarisasi layanan,” ungkapnya.

Jupri juga menegaskan, pihaknya akan selalu memantau dan mengevaluasi  kegiatan Spa, sehingga layanan yang diberikan benar-benar berkualitas dan dapat menjadi sebuah layanan yang mendukung kepariwisataan di DIY.

Kegiatan ini diikuti tidak kurang 50 peserta yang merupakan para pengelola Spa dengan menghadirkan narasumber instansi terkait di tingkat nasional.(SM)