Lesson Study Atasi Kejenuhan Membaca

172
Diskusi dan Workshop 'Read for Action' di SD Muhammadiyah Kleco, Kotagede, Selasa (31/10/2017). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id

KORANBERNAS.ID — Disaat pengembangan minat membaca sulit dilakukan di kalangan peserta didik, guru butuh inovasi untuk mengatasi persoalan pembelajaran. Sekolah harus mampu memfasilitasi pemmbelajaran otentik dan bermakna.

Apalagi di Abad 21 ini, pPendekatan pembelajaran yang berpusat pada tenaga pendidik beralih ke siswa. Sehingga sekolah dituntut untuk bisa mendesain kelas dan menjadi fasilitator peserta didik.

Belajar dari Jepang, negara maju tersebut mengembangkan konsep lesson study. Konsep itu memudahkan guru mencintapkan atmosfir pendidikan yang holistik.

“Kami mencoba belajar tentang konsep lesson study ini untuk mengatasi kejenuhan membaca yang sering terjadi pada siswa,” ujar Kepala SD Muhammadiyah Kleco, Kotagede, Amirudin dalam Diskusi dan Workshop ‘Read for Action’ bertajuk ‘Mari Menjadi Pendidik Abad 21’ yang menghadirkan Ryo Suzuki, ahli lesson study di sekolah setempat, Selasa (31/10/2017).

Baca Juga :  Gandul Pustaka Antarkan Ribka Juara

Dalam lesson study yang telah dibuat dalam bentuk buku, para guru bisa mengajarkan siswa tentang konsep pembelajaran yang holistik. Diantaranya cara berteman dengan buku, membuat pertanyaan, mencari jawaban dan kemudian berdialog dengan teman.

“Dengan empat tahapan itu maka kita akan menemukan salah satu cara membaca buku yang menyenangkan karena didalamnya ada pelatihan kemampuan berkomunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, probelm solving, kreatif dan inovatif,” tandasnya.

Amir menambahkan, konsep tersebut akan mulai dikembangkan di sekolah. Mereka akan bekerjasama dengan ahli lesson study yang punya agenda ke Yogyakarta.

“Kami akan membicarakan dengan komite sekolah, wali murid, dinas pendidikan serta persyarikatan Muhammadiyah untuk mengembangkan konsep lesson study,” imbuhnya.(yve)

Baca Juga :  UP 45 Persiapkan Lulusannya Penuhi Kebutuhan Industri