“Lho, Pohonnya Kok Cilik Banget”

202

KORANBERNAS.ID — Proses pembangunan jalan protokol Bantul mulai perempatan Masjid Agung (Klodran) hingga perempatan Gose sepanjang 1,5 kilometer dimulai Juli lalu.

Proyek yang dikerjakan oleh DPU Bantul itu kini memasuki tahapan penanaman pohon di devider (pembatas-red) tengah jalan antara  ruas  jalan sebelah barat dan timur.

Sebelumnya, jalan yang semula dua jalur lambat dan dua jalur cepat kini diubah hanya dua jalur, dengan pembatas atau devider di tengah-tengah.

Selain  pohon, menurut Bupati Bantul H Suharsono, nantinya akan dipasang lampu jalan yang indah di devider itu sehingga Bantul akan kencar-kencar.

Hanya saja, penanaman pohon tersebut sempat jadi ganjalan anggota komisi B DPRD Bantul, H Setiya, yang menilai ukurannya terlampau kecil.

Baca Juga :  Kurang Air, Kolam Renang Terpaksa Dibor

“Saya dulu sempat ditanya oleh warga kenapa pohon yang rindang ditebangi? Lalu saya jelaskan ruas jalan diubah dan nanti akan ditanami lagi. Tapi kok ini pohonnya cilik banget? Tidak seperti yang saya bayangkan,” kata Setiya kepada koranbernas.id, Senin (09/10/2017).

Setiya berharap pihak terkait memperhatikan hal tesebut. Setidaknya bisa menanam pohon yang lumayan tinggi dan besar, sehingga tidak terlampau kontras dengan kondisi saat awal belum dilakukan pembongkaran dan penanaman pohon.

“Saya berharap Komisi C DPRD Bantul juga bisa memantau ini, karena saya juga mendapat banyak pertanyaan dari warga. Juga untuk mencermati pengadaan tanaman, karena bukan pabrikan sehingga harganya juga  tidak ada standarnya,” kata politisi PKS tersebut.

Baca Juga :  Sikap Cendikiawan Harus Dipupuk Sejak Dini

Kepada bupati, politisi asal Banguntapan ini juga berharap agar bisa melakukan pencermatan sehingga benar-benar membawa perubahan yang lebih baik, jangan sebaliknya.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  Pembangunan Jalan Jenderal Sudirman dari DPU Bantul, Eka Budi Santosa, mengatakan  ruas jalan yang dibangun adalah 1,5 kilometer dan akan dilakukan  pengaspalan ulang dengan target selesai Desember mendatang. (sol)