Dokter memeriksa kondisi mata di Desa Trirenggo, Bantul, Sabtu (12/8/2017).(sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID –Menjaga buah hati harus ektra hati-hati. Termasuk dalam hal menjaga kondisi mata. Awasi selalu anak-anak saat mereka melihat televisi, bermain gadget, ataupun juga saat membaca buku. Harus dicari jarak yang aman, jangan terlalu dekat karena bisa berbahaya bagi kondisi mata mereka.

“Kalau ada anak saat melihat televisi, misal sudah dijauhkan, kemudian mendekat lagi, dijauhkan mendekat lagi maka harus diwaspadai. Apalagi jika orang tuanya itu memakai kacamata. Dikhawatirkan mereka terkena miopi (rabun jauh,red). Sehingga kalau melihat benda jauh tidak kelihatan. Saya sarankan agar melakukan pemeriksaan media,” kata dr Ika Kartika dalam kegiatan pembagian kacamata gratis dan pembinaan UKS di Balai Desa Trirenggo, Sabtu (12/8/2017).

Baca Juga :  Golkar Bantul Siapkan Calon Bupati, Siapa Dia?

Kegiatan ini hasil kerjasama antara Desa Trirenggo, Puskesmas Bantul I dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami).

Kendati masih dalam riset, Ika meminta orang tua buat mengawasi anak-anaknya agar jangan sampai bermain gadget terlampau lama dan hal-hal yang membahayakan bagi kesehatan mata lainnya. Disarankan juga mengkonsumsi vitamin A bagi kesehatan mata anak-anak mereka.

“Kondisi mata anak yang tidak normal dan tidak ditangani, biasanya akan berpengaruh terhadap prestasi mereka. Untuk itulah perlu perhatian bagi kita semua,” katanya.

Sementara salah satu siswa Ibnu Wibowo dari SDN Muhammadiyah Pepe mengaku kalau melihat tulisan dari jauh tidak kelihatan.

“Nggak lihat tulisanya,” kata Ibnu kepada Ika yang memeriksa dirinya ketika diminta membaca test huruf dengan jarak sekitar 5 meter.

Baca Juga :  Naik Jeep, Desa Kaki Langit Dapat Sorotan

Menurut Ika, Ibnu mengalami ‘mata malas’ dan harus dilatih untuk kemudian dicek kondisinya secara detail. Barulah kemudian diberikan kacamata yang pas untuknya. Biasanya pemeriksaan, pengukuran hingga jadi kacamata membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Sedangkan Ketua panitia Rr Shinta Restu Wibawa dari Puskesmas Bantul I mengatakan kegiatan tersebut menyasar anak-anak SD yang ada di Desa Trirenggo meliputi Desa Karangmojo, SD Bantul Timur, SD Ar Raikhan, SD Manding, SD Priyan, SD Muhamamdiyah Pepe dan SD 1 Trirenggo. (Sari Wijaya/yve)