Lima Aspek Ini Tentukan Kualitas Pemilu

382
Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Umum Partisipasif di Kota Semarang, Selasa (31/10/2017). (maharani/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Manajer Pemantauan JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat) Wilayah Jawa Tengah, Fajar Tri Wibowo, mencatat ada lima aspek yang bisa dijadikan ukuran kualitas pemilihan umum (pemilu).

Kelimanya adalah penyelenggara adil menerapkan aturan main (regulasi),  partisipasi pemilih,  peserta pemilu melakukan penjaringan bakal calon secara demokratis.

“Selain itu, juga terpilihnya legislatif dan eksekutif yang memiliki legitimasi kuat dan berkualitas dan pemerintah yang independen,” ujarnya pada Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Umum Partisipasif yang diselenggarakanPanwaslu Kota Semarang,  Selasa (31/10/2017).

Menurut dia, dalam upaya menciptakan iklim pemilu yang lebih jurdil dan demokratis, pemantauan Pemilu oleh masyarakat sipil masih menjadi tradisi penting.

“Masyarakat sipil menjadi salah satu pilar penting, maka di sinilah JPPR  hadir dengan sejarah panjang pemantauan pemilu di Indonesia sejak tahun 1999,” kata Fajar.

Baca Juga :  Polisi Datangi Poskamling Ajak Warga Berdialog

Dari lima ukuran tersebut,  salah satu kunci penting pelaksanaan pemilu jurdil adalah tingginya keterlibatan masyarakat yang lebih aktif, kritis dan rasional dalam menyuarakan kepentingan politiknya.

Koordinator Divisi Pelanggaran dan Penindakan Panwaslu Kota Semarang,  Naya Amin, secara terpisah  menyatakan berdasarkan data Pilkada Serentak 2015 di Kota Semarang,  tingkat partisipasi masyarakat 66,46 persen dari pemilih sebanyak 1.099.504 terdiri 513.631 laki-laki dan 545.243 perempuan.

“Harapan ke depan, angka partisipasi pemilih di Kota Semarang semakin meningkat,” ujarnya.

Naya juga menyampaikan ke depan pengawasan akan banyak melibatkan semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa, pelajar dan stakeholder yang ada.

Sosialisasi Pengawasan Partisipasif ini menunjukkan bahwa pengawasan bukan milik lembaga pengawas namun milik masyarakat, sesuai tagline Bawaslu “Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu.” (sol)

Baca Juga :  Ingin Berkembang, Wisata Harus Variatif