Lima KK di Srimartani Mengungsi Akibat Luapan Kali Gawe

193
Kali Gawe di Srimartani Pyungan yang meluap sejak Rabu (20/12/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Hujan yang menguyur wilayah DIY termasuk Bantul secara merata sejak Rabu (20/12/2017) sore hingga malam hari menyebabkan banyak sungai meluap.

Bahkan Sungai Kali Gawe  yang melintasi Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan meluap hingga menggenangi rumah di sekitarnya dengan ketinggian air hingga 1,5 meter.

Selain di Dusun Wanujoyo Kidul, air juga menggenangi Dusun Pos Piyungan. Setidaknya ada 4 rumah yang terendam hingga ketinggian orang dewasa dan 5 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi. Yakni 2 KK di Dusun Pos Piyungan serta 3 KK mengungsi ke rumah saudara masing-masing.

Banjir menyapu Dusun Wanujoyo Kidul, Desa Srimarani, Kecamatan Piyungan setelah hujan lebat yang mengguyur Rabu (20/12/2017) sore hingga malam hari. Banjir mulai menyusut, Kamis (21/12/2017) pagi. (istimewa)

Mereka yang mengungsi adalah Slamet Jabidi dengan 3 jiwa, Fajar Masgiharto 4 jiwa, keluarga Sukijo ada 2 KK dengan 6 jiwa dan Bowo Supardi 5 jiwa.

Baca Juga :  Ada Juru Bisik di Pameran Seni Rupa Perspektif

“Air itu terus naik karena hujan lebat, dan Kali Gawe meluap. Kami kemudian memutuskan untuk mengungsi dari rumah,”kata Slamet kepada petugas.

Sementara itu dari pantauan koranbernas.id bersama Bhabinkamtibmas Desa Srimartani, Bripka Anwar Yasin diketahui air mulai naik sejak menjelang mahrib. Ketinggian mencapai puncak pada pukul 19.30 WIB karena memang hujan masih terus turun.

“Alhamdulillah mulai pukul 20.00 WIB hujan mulai reda sehingga banjir juga mulai surut setengah meter,”katanya.

Hingga pagi hari ketinggian air terus  menurun dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan lingkungan tempat tinggalnya.(SM)