Lima Program Ini Sebabkan Pemkab Sleman Raih IGA 2017

285
Bupati Sleman, Sri Purnomo bersama Sekda Sumadi usai menerima penghargaan Leadership Award 2017 dan sekaligus Innovative Government Award 2017 di Jakarta, Senin  (18/12/2018) malam. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Pemerintah Kabupaten Sleman meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2017. Penghargaan ini, karena lima program yang dilakukan, yakni Sistem Terintegrasi, Pelayanan Kesehatan Lansia (Tua Keladi), Pengelolaan Sampah Mandiri, TRC Penanggulangan Bencana, dan Tim Penanggulangan Kemiskinan.

Penghargaan diterima oleh Bupati Sleman Sri Purnomo di Jakarta, Senin (18/12/2017). Selain IGA, Sri Purnomo yang didampingi Sekda Sumadi, juga menerima penghargaan Leadership Award yang diserahkan langsung oleh Mendagri.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi yang turut mendampingi Bupati Sleman dalam penganugerahan penghargaan tersebut menjelaskan, dalam penilaian Leadership Award, sebelumnya tim dari Kemendagri melakukan penilaian terhadap kepemimpinan Bupati Sleman yang dilakukan Oktober 2017.

Penilaian dilakukan dengan serangkaian wawancara baik pada jajaran pemerintah maupun tokoh masyarakat. Dari penilaian tersebut akhirnya dipilih 5 Gubernur, 12 Bupati, 7 Walikota yang mendapat penghargaan Leadership Award 2017.

“Adapun aspek penilaian dalam Leadership Award ini meliputi Kepemimpinan Birokrasi dengan 5 indikator, yaitu visioner, kapabilitas, akseptabilitas, integritas dan gaya kepemimpinan. Selain itu ada Kepemimpinan Sosial dengan 6 indikator yang meliputi jujur dan transparan, disiplin, tanggungjawab, toleransi, gotong royong dan santun,” jelas Sumadi.

Sedangkan diraihnya IGA 2017, menurutnya juga telah melalui serangkaian proses, dimulai dari penjaringan profil yang dikirim masing-masing daerah ke Kemendagri, presentasi pada Oktober 2017, yang kemudian ditindaklanjuti dengan  kunjungan lapangan oleh Tim Penilai dari Badan Litbang Kemendagri ke sejumlah inovasi Pemerintah Kabupaten Sleman November lalu.

“Berdasar profil tersebut kemudian dilakukan penilaian melalui serangkaian proses verifikasi dan analisis. Dari 135 daerah ditetapkan 23 nominator, yang terdiri dari 3 provinsi, 10 kabupaten, dan 10 kota, salah satunya Pemkab Sleman,” terang Sumadi.

Sri Purnomo, mengucap  syukur dan berterimakasih pada seluruh jajaran Pemkab Sleman serta masyarakat Sleman yang telah mendukung diraihnya prestasi ini.

Terkait IGA, Sri Purnomo mengatakan, sistem terintegrasi yang menjadi salah satu unggulan Sleman ini diharapkan bisa memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat bisa terlayani dengan sebaik-baiknya, cepat, tepat, dan efisien,” jelasnya. (SM)